Menu

Pertemuan Kepala KDEI Taipei Dengan Chairperson CPC

“The 15th Joint Economic Cooperation Conference Between Indonesia and Taiwan” yang akan berlangsung pada tanggal 28 Juli 2008 di Grand Hyatt Hotel Taipei merupakan salah satu event yang sangat penting bagi hubungan ekonomi antara Indonesia dan Taiwan karena merupakan pembicaraan ekonomi yang telah tertunda beberapa tahun.

 

Dalam konferensi tersebut, rombongan dari Indonesia akan dipimpin oleh Bp. Agum Gumelar selaku Ketua Komite Taiwan-KADIN dan akan turut hadir dalam acara tersebut adalah Ketua KADIN, Bp. Mohamad S. Hidayat, Bp. Dharmawan Djajusman selaku Wakil Kepala BKM dan pejabat tinggi dari Departemen Perdagangan.

 

Dalam kaitannya dengan konferensi tersebut, pada tanggal 07 Juli 2008 Kepala KDEI Taipei (Bp. Suhartono) didampingi oleh Kabid Perdagangan (Bp. Bambang Khaeroni), Kabid Investasi (Bp. Guyub S. Wiroso) dan Kabid Perindustrian (Bp. Zahidiputra M. Puar) melakukan kunjungan ke Chinese Petroleum Corporation (CPC) untuk bertemu dengan Chairperson CPC, Mr. Wenneth Pan, yang juga merupakan Chairman Indonesia Committee dari CIECA (Chinese International Economic Cooperation Association). Mr. Wenneth Pan akan bertindak sebagai pembuka acara pada konferensi tersebut.

 

Mr. Wenneth Pan dalam kesempatan ini menyatakan sangat mendukung konferensi ini dan telah menghubungi beberapa asosiai yang turut mengambil bagian penting dalam event tersebut seperti CIECA, IOCA (Indonesian Overseas Chinese Association) dan SINO-INDONESIA Cultural and Economic Association. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Ms. July Wang selaku Sekretaris Jenderal dari SINO-INDONESIA

 

Dalam kesempatan ini, Bp. Suhartono juga menyampaikan beberapa topik penting yang akan dibahas dan dibicarakan dalam konferensi tersebut antara lain bidang Property, Industrial Estate, ICT, Energy Power Plant, Agriculture dan Fishery dan beharap kesediaan dari setiap asosiasi yang terlibat agar dapat mengundang pengusaha dan investor terkait.


Read more...

Kepala KDEI Taipei Bertemu dengan Dirjen BOFT Taiwan

Taiwan merupakan salah satu partner ekonomi yang penting bagi Indoensia. Dari segi ekonomi, nilai perdagangan Taiwan dengan Indonesia pada tahun 2007 adalah sebesar US$ 8,69 milyar, atau naik 12.88% dibandingkan dengan nilai periode yang sama tahun 2006. Neraca perdagangan Taiwan-Indonesia sampai pada tahun 2007 menunjukkan angka surplus bagi Indonesia, atau defisit bagi Taiwan, yakni sebesar US$ 2,87 milyar, atau naik 5.9% dibandingkan dengan surplus tahun 2006.

 

Mengingat pentingnya hubungan ekonomi antara Indonesia dan Taiwan, pada tanggal 09 Juli 2008, Bp. Suhartono selaku Kepala KDEI Taipei yang baru bersama dengan Bp. Guyub S. Wiroso (Kabid Investasi) dan Bp. Zahidiputra M. Puar (Kabid Perindustrian) melakukan kunjungan ke Bureau of Foreign Trade (BOFT), Ministry of Economic Affairs Taiwan dan bertemu dengan Dirjen Huang Chih-Peng.

 

Dalam pertemuan tersebut, Dirjen Huang Chih-Peng menyatakan bahwa Indonesia dan Taiwan sama-sama merupakan anggota APEC dan WTO yang sangat penting sehingga hubungan ekonomi antara kedua belah pihak disaat yang akan dapat lebih ditingkatkan. Mengingat total trade Indonesia dengan Taiwan masih belum begitu besar jika dibandingkan dengan negara lain, sehingga masih terdapat banyak ruang dan bidang untuk dipromosikan di Taiwan.

 

Pada kesempatan tersebut, Bp. Suhartono juga memberikan informasi mengenai TRADE EXPO 2008 yang akan berlangsung di Jakarta Fairground Kemayoran pada tanggal 21 ~ 25 Oktober 2008, yang mana TRADE EXPO ini berbeda dengan yang sebelumnya karena bukan hanya produk-produk Indonesia yang dipamerkan namun juga investasi, pariwisata, servis dan sebagainya dan berharap Taiwan dalam membentuk team yang terdiri dari investor, pengusaha, travel agen dan sebagainya untuk mengunjungi TRADE EXPO tersebut. Dirjen Huang menyatakan BOFT siap membantu dalam hal ini dan informasi ini akan segera disampaikan kepada setiap perusahaan dan pengusaha yang ada di Taiwan.

 

Selain bidang perdagangan dan ekonomi, Bp. Suhartono juga menyatakan bahwa Indonesia juga berharap agar kerjasama antara Indonesia dan Taiwan dapat ditingkatkan dalam bidang teknologi, pertanian dan perikanan. Dirjen Huang sangat setuju akan kerjasama ini dan berharap agar kerjasama ini dapat dilaksanakan melalui suatu proses yang lebih sistematis dengan dituangkan dalam satu proposal dan dilakukan dengan cara yang lebih intensif.

Taiwan juga sangat mendukung para investor Taiwan untuk melakukan investasi di daerah Asia Tenggara karena iklim investasi di RRC saat ini semakin tidak kondusif dengan berubahnya peraturan-peraturan yang tidak begitu menguntungkan investor dan Indonesia merupakan salah satu negara tujuan investasi yang sangat baik bagi Taiwan.


Read more...
Subscribe to this RSS feed

TAUTAN LAIN

Kontak Kami

DMC Firewall is a Joomla Security extension!