Menu

Malam Apresiasi KDEI terhadap Masyarakat Indonesia

  • Published in Berita

Taipei, 1 April 2011, Bertempat di Hotel Victoria – Taipei, Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei mengadakan acara ‘Malam Apresiasi KDEI terhadap Masyarakat Indonesia’. Acara ini dimaksudkan untuk memberi penghargaan terhadap suatu karya atau usaha yang dilakukan secara perorangan maupun kelompok organisasi khususnya untuk membantu peran KDEI dalam membina, dan mengembangkan hubungan antara Indonesia Taiwan.

Kepala KDEI, Harmen Sembiring, dalam sambutannya berpesan dan meminta “agar semua komponen masyarakat Indonesia di Taiwan saling mendukung untuk terciptanya kerukunan bersama baik sesama warga indonesia maupun dengan warga Taiwan sehingga kehadiran kita di Taiwan dapat bermanfaat bagi peningkatan hubungan ekonomi dan dagang antara Indonesia dengan Taiwan”.

 

Read more...

Industrial Outlook

 

Industrial Outlook 2011

Upaya-upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah pada tahun-tahun sebelumnya diharapkan akan mendorong pertumbuhan sektor industri demikian pula kecenderungan yang semakin membaik pada ekonomi nasional, regional dan global, maka sasaran pertumbuhan sektor industri tahun 2011 ditargetkan sebesar 5,2 - 6,1 persen.

Kebutuhan investasi industri pengolahan non migas pada tahun 2011 diproyeksikan mencapai 124,6 triliun rupiah, sedangkan penyerapan tenaga kerja secara kumulatif pada tahun 2011 adalah 14.905.019 orang. Ekspor industri manufaktur untuk tahun 2011 diproyeksikan sebesar USD 92,26 milyar.

Untuk mencapai target pertumbuhan sebagaimana dijelaskan di atas, pemerintah akan memfokuskan pengembangan 6 (enam) kelompok industri prioritas yaitu (1) Industri Padat Karya, (2) Industri Kecil Menengah, (3) Industri Barang Modal, (4) Industri Berbasis Sumber Daya Alam, (5) Industri Pertumbuhan Tinggi, dan (6) Industri prioritas khusus.

Peningkatan daya saing 6 kelompok industri tersebut dilaksanakan dengan memanfaatkan 4 instrumen yang dimiliki oleh Pemerintah, yaitu APBN, insentif fiskal, penyediaan infrastruktur kawasan industri, dan dukungan administratif, disamping juga mengundang peran swasta dalam pembangunan infrastruktur dengan skema Public Private Patnership (PPP). Upaya-upaya yang akan dilakukan dalam rangka peningkatan daya saing industri tersebut di atas antara lain :

1. Untuk pengembangan industri padat karya, pemerintah akan melaksanakan program restrukturisasi permesinan untuk industri tekstil dan Produk tekstil serta alas kaki, pemberian insentif fiskal, seperti fasilitas tax allowance, BMDTP termasuk pemberlakuan bea keluar untuk pengamanan bahan baku di dalam negeri, serta pemberlakuan tata niaga impor untuk pengamanan industri dalam negeri.

2. Untuk meningkatkan daya saing IKM pemerintah akan menumbuhkan IKM melalui modernisasi peralatan, pendidikan dan pelatihan, promosi serta fasilitasi kredit usaha rakyat (KUR).

3. Untuk mendorong tumbuhnya industri barang modal dalam negeri, pemerintah akan memberikan fasilitas dan insentif berupa tax allowance, pembebasan bea masuk, tax holiday, serta dukungan kemudahan kredit perbankan.

4. Untuk mendorong tumbuhnya industri berbasis Sumber Daya Alam, pemerintah akan mengupayakan memberikan fasilitas dan insentif berupa tax allowance, tax holiday, fasilitasi pembangunan infrastruktur, dan mengenakan bea keluar untuk CPO dan kakao.

5. Untuk meningkatkan daya saing industri pertumbuhan tinggi seperti industri kendaraan bermotor, pemerintah akan mendorong tumbuhnya industri komponen dalam negeri, memfasilitasi pengembangan desain kendaraan bermotor buatan Indonesia, memfasilitasi pengembangan kendaraan dan peralatan yang hemat energi dan ramah lingkungan serta harga terjangkau. Selain itu pemerintah akan memfasilitasi pemberian insentif fiskal, pembebasan PPnBM dan pembebasan bea masuk barang modal, bahan baku dan komponen yang dibutuhkan untuk industri dalam negeri.

6. Dalam pengembangan industri prioritas khusus, pemerintah akan melaksanakan revitalisasi pabrik-pabrik yang sudah ada dan mendorong pembangunan pabrik-pabrik baru serta memfasilitasi jaminan penyediaan gas dan bahan baku yang bersumber dari dalam negeri maupun impor, memberikan subsidi bunga untuk industri-industri yang melakukan modernisasi permesinan.

Read more...

Pelantikan Pengurus PPI-Taiwan oleh Wakil Kepala KDEI

  • Published in Berita

Pada tanggal 5 Maret 2011, telah diadakan acara pelantikan pengurus PPI (Perhimpunan Pelajar Indonesia) – Taiwan di KDEI-Taipei, yang dipimpin oleh Wakil Kepala KDEI, Bapak Suhirto. PPI Dunia / OISAA (Overseas Indonesian Student Association Alliance), sebuah organisasi yang menaungi para pelajar Indonesia yang menuntut ilmu di luar negeri.

 

Read more...
Subscribe to this RSS feed

TAUTAN LAIN

Kontak Kami

6F, No. 550, Rui Guang Road, Neihu District, Taipei, 114, Taiwan, ROC
Phone : (02) 87526170
Fax : (02) 87523706

Email: ieto[at]ms8.hinet.net

DMC Firewall is a Joomla Security extension!