Menu

Ketenagakerjaan (97)

Sosialisasi Perpanjangan Kontrak Tanpa Pulang

Taipei, KDEI, Minggu (12/3/14), KDEI di Taipei baru-baru ini menyelenggarakan Sosialisasi Perpanjangan Kontrak Tanpa Pulang. Dalam sosialisasi tersebut menghadirkan pembicara utama (narasumber) dari pihak Taiwan, yakni dari WDA dan BLA Taipei City. Tujuan utama sosialisasi ini adalah untuk mensosialisasikan kebijakan baru terkait dengan perpanjangan kontrak di Taiwan yang sudah berjalan sejak 5 November 2016, tata cara perpanjangan kontrak serta penyelesaian permasalahan seputar perpanjangan kontrak serta sosialisasi materi tentang ketenagakerjaan dan keimigrasian.

Para peserta yang berjumlah sekitar 80 orang, yang umumnya berasal dari TKI serta sebagian dari agency mulai berdatangan ke Kantor KDEI di Taipei pada pukul 09.00.  Acara ini dibuka langsung oleh Wakil Kepala KDEI di Taipei, Siswadi. Dalam sambutannya beliau menyampaikan kepada hadirin agar dapat memanfaatkan momen ini sehingga bisa mandiri dalam pengurusan perpanjangan kontrak tanpa pulang serta dapat memahami problem dan solusi seputar kebijakan tersebut. Turut hadir dalam acara ini Kabid Naker (Devriel Sogia Raflis), Kabid Imigrasi (Herawan Sukoaji), Analis Bidnaker (Farid Ma’ruf), Asisten Senior Bidnaker (Kadir), beserta lokal staf KDEI di Taipei.  Acara ini berlangsung interaktif yang dimulai dari jam 10.00 dan 15.00. Terlihat para hadirin sangat antusias mendengarkan pemaparan dari narasumber. Materi terkait perpanjangan kontrak tanpa pulang disampaikan langsung dan diterjemahkan langsung oleh penerjemah, sehingga kontennya dapat dipahami oleh semua peserta.

Dalam sesi diskusi TKI sudah menanyakan beberapa hal yang masih menjadi problem utama bagi TKI, antara lain terkait dengan adanya biaya transfer yang dikenakan oleh agensi, bahkan ada juga yang malah disuruh kembali ke Indonesia tanpa diproses.

Semua pertanyaan secara garis besarnya telah dijawab dalam diskusi interaktif tersebut . Berbagai pertanyaan yang penuh semangat dari peserta telah dijawab langsung oleh narasumber. Intinya bahwa bila masih menemukan permasalahan dalam pengurusan perpanjangan kontrak dapat segera melaporkan ke saluran pengaduan 1955 di Taiwan. Terkait dengan pembebanan biaya disadari memang merupakan pertanyaan yang sering dan terkait hal itu, akan terus disosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan di Taiwan termasuk agency maupun majikan bahwa hal itu tidak dibenarkan. Pihak yang meminta biaya dari TKI di luar ketentuan dapat dikenakan sanksi hukuman. TKI dapat melaporkan bila ada indikasi pembebanan biaya dengan menyertakan bukti yang valid (bukti rekaman suara/pesan dalam LINE, SMS, dll). Sesi diskusi panel tersebut diakhiri setelah semuanya jelas dan tidak ada lagi pertanyaan dari hadirin.

Pada sesi kedua dilanjutkan setelah makan siang dengan tema seputar informasi ketenagakerjaan di Taiwan serta peraturan terkait keimigrasian. Pada akhir kegiatan dihimbau bagi kawan-kawan TKI yang masih merasa masih ada kendala dalam perpanjangan kontrak tanpa pulang, disarankan agar dapat menyampaikan pengaduannya melalui chanel pengaduan yang sudah ada melalui Satgas TKI, TKS (Tenaga Kerja Sukarela) atau join ke Grup media sosial "Pengaduan TKI Taiwan".

Read more...

Tabliqh Akbar Bersama Ki Joko Goro Goro

Taicung, KDEI (19/03/2017).  Wakil Kepala KDEI di Taipei, Siswadi bersama Kabid Naker, Devriel Sogia Raflis dan Analis Ketenagakerjaan, Farid Ma’ruf menghadiri acara Tabligh Akbar bertajuk "Menjalin Ukhuwah Islamiyah dalam Aqidah Aswaja". Tabligh Akbar yang diselenggarakan oleh IMIT Taichung menghadirkan pembicara utama Ustadz KH. Abdur Rochim S.Pd.I (Ki Joko Goro Goro) dari Demak. Acara keagamaan ini berlangsung meriah yang dilaksanakan di Taman Taichung yang dihadiri oleh lebih dari 1.000 orang yang umumnya berasal dari TKI sudah mulai memadati tempat kegiatan sekitar pukul 09.00. Wakil Kepala KDEI di Taipei dalam sambutannya kembali menegaskan dan mengingatkan kepada seluruh WNI/TKI yang berada di Taiwan untuk tetap menjaga kerukunan, persatuan dan kesatuan. Dalam sambutannya juga disampaikan tentang kebijakan baru terkait perpanjangan kontrak tanpa pulang, himbauan agar menghindari perkelahian, menghindari narkoba, pergaulan bebas, serta mencegah jangan sampai menjadi TKI kaburan.  Di akhir sambutannya beliau juga mengharapkan kiranya WNI/TKI dapat menjadi duta wisata Indonesia guna memperkenalkan potensi wisata, budaya yang  ada di Indonesia. Acara berlangsung tertib dan damai sampai menjelang sore hari.

Read more...

KDEI-Taipei Fasilitasi Kepulangan TKI Sakit

Surabaya, Jumat 10 Maret 2017 – KDEI-Taipei telah memfasilitasi kepulangan seorang TKI asal Provinsi Jawa Timur yang mengalami sakit komplikasi paru-paru (pulmonary embolism ). TKI dimaksud adalah Yayuk Rahayu, warga Dusun Kalijinggo, Dewa Birowo, Kecamatan Blitar, Kabupaten Blitar.

Yayuk Rahayu dipulangkan dari Taiwan ke Indonesia pada Jumat kemarin. Tiba di Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo sekitar pukul 21.30 WIB, yang diterbangkan dengan pesawat China Airlines CI0751 dari Taoyuan International Airport pukul 14.10 waktu setempat. 

TKI tersebut  telah diserahterimakan kepada pihak keluarga yaitu Sukadi (keponakan) dan disaksikan oleh staf KDEI di Taipei, Gunawan yang mendampingi selama diperjalanan menuju bandara kedatangan, disaksikan juga oleh pihak PT. Surya Pacific Jaya, Kumoro , petugas counter UPT-P3TKI Surabaya, Reza Aulia dan perwakilan BNP2TKI yakni dari LP3TKI Surabaya, Donny dan Pradiptya Adi. Selanjutnya TKI pulang ke daerah asal dengan difasilitasi oleh pihak keluarga sendiri. Pihak keluarga menerima dan memahai kondisi TKI dan memutuskan untuk melanjutkan perawatan di rumah.

Read more...

KDEI-Taipei Menyapa WNI dan TKI di Pingtung

 

Pintung, 19 Februari 2017 – Salah satu perhimpunan TKI/WNI di Pintung yakni FORSIMASPIT (Forum Silaturahim Masyarakat Pintung) menggelar acara tahlilan dan yasinan yang bertempat di Toko Indo Borobudur.

Acara ini terbilang sukses yang dihadiri oleh ratusan jamaah dari WNI yang ada di Taiwan baik TKI maupun mahasiswa di sekitar Pintung. Ratusan jamaah yang sebagian besar adalah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) turut hadir dalam kegiatan keagamaan ini yang merupakan hasil kerja sama antara FORSIMASPIT dengan organisasi TKI/WNI di Taiwan, Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei, FOSPI (Forum Silaturahim Pelaut Indonesia), Laskar Cirebon, IWAMIT Kaohsiung, Majelis Ta’lim Al-Hidayah PCINU Taiwan dan pihak terkait lainnya.

Sekitar pukul 11.00, dalam kondisi yang cerah, jamaah mulai berdatangan sekitar Pintung, mulai memadati lokasi di depan Toko Indo Borobudur, No.93-7, Gong Yong rd., Pingtung City

KDEI di Taipei yang diwakili oleh Farid Ma’ruf mengapresiasi kegiatan positif ini sebagai salah satu upaya dalam rangka pembinaan TKI/WNI di Taiwan. Dalam kesempatan ini beliau menghimbau kepada hadirin agar memahami bahwa bekerja adalah ibadah, agar menghindari perkelahian, perlunya menjalin persaudaraan demi menjaga kerukunan dan menjaga nama baik Indonesia di Taiwan. Turut disampaikan terkait dengan data dan fakta seputar ketenagakerjaan yang diharapkan dapat menjadi pelajaran agar selalu menjadi TKI yang prosedural, bekerja dengan baik dan mentaati peraturan ketenagakerjaan yang berlaku, bahaya narkoba baik dari segi dampak kesehatan juga sanksi-sanksi hukuman yang dikenakan bagi bagi pengedar maupun pengguna, agar menghindari pergaulan bebas. Solusinya adalah dengan saling mengingatkan antar sesama WNI/TKI atau dengan meningkatkan peran dari organisasi-organisasi TKI yang ada.

Dalam acara tahlil dan yasinan ini juga dilanjutkan dengan ceramah agama oleh Bapak Ustadz Gus Hendrik dari PCI NU Taiwan. 

Dalam sesi diskusi, WNI/TKI di Pintung menyampaikan apresiasi juga kepada kehadiran KDEI di Taipei dalam acara ini. Selain itu mereka menyampaikan aspirasi bahwa perlunya tempat ibadah khususnya di Pintung, seperti halnya di Dongkang dimana TKI/WNI berhasil membeli tanah dan bangunan yang selanjutnya dijadikan sebagai tempat ibadah. Lebih lanjut disampaikan bahwa diharapkan dengan adanya organisasi-organisasi yang ada dapat menjadi wadah untuk menyelesaikan berbagai permasalahan selama bekerja di Taiwan.

Turut hadir dalam acara ini Kabag Administrasi, Tri Djuliyanto dan Senior Asisten Bidang Tenaga Kerja, Kadir beserta lokal staff KDEI di Taipei. Acara ini, berlangsung tertib, aman dan damai, diakhiri sekitar pukul 17.30.

Read more...

KDEI di Taipei kembali Adakan Pertemuan Rutin dengan Satgas dan TKS

TAIPEI – KDEI di Taipei kembali mengadakan rapat dengan Satgas (Satuan Tugas) TKI dan TKS (Tenaga Sukarela) pada Minggu, tanggal 12 Februari 2017. Pertemuan berlangsung pukul 11.00 – 16.00 di ruang rapat KDEI di Taipei. 

Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala KDEI di Taipei, Robert J Bintaryo, Kepala Bidang Ketenagakerjaan Devriel Sogia Raflis, Analis Ketenagakerjaan Farid Ma’ruf, Senior Asisten Ketenagakerjaan Kadir, staf KDEI, serta tim Satgas dan TKS.

Pertemuan rutin dilakukan untuk memantau kinerja Satgas dan TKS, sharing informasi dan pengetahuan seputar ketenagakerjaan, keimigrasian, identifikasi kendala-kendala yang ditemukan di lapangan, serta saran dan masukan untuk perbaikan ke depan.

Dalam pertemuan ini Kepala KDEI di Taipei Robert J Bintaryo menyampaikan terima kasih atas kinerja Satgas dan TKS. Berdasarkan data, pada 2016 tercatat sebanyak 1.051 kasus pengaduan kasus yang masuk, di mana sebagian kasus berasal dari Satgas dan TKS. Adapun jumlah kasus yang berhasil ditangani pada 2016 mencapai 92.63%.

Berdasarkan persebaran tim Satgas dan TKS, sekitar 70% wilayah Taiwan telah ter-cover oleh Tim Satgas dan TKS, termasuk wilayah yang jauh seperti Penghu. Ke depan, aka nada upaya agar wilayah lain yang belum ter-cover Satgas dan TKS aka nada perwakilannya di sana, misalnya Taitung.

Dalam pertemuan ini disampaikan tentang statistik TKI di Taiwan yang berisi data penempatan, data trend kasus TKI, isu tentang perpanjangan perjanjian kerja tanpa harus pulang, serta penguatan koordinasi dan kolaborasi dalam upaya peningkatan perlindungan kepada TKI di Taiwan. (*)

Read more...

KDEI di Taipei Bertemu dengan Workforce Development Agency Bahas Kebijakan Ketenagakerjaan di Taiwan 

Taipei, KDEI (8/02) – KDEI di Taipei bertemu dengan Pihak Workforce Development Agency (WDA),  guna membahas kebijakan ketenagakerjaan di Taiwan. 

Pertemuan ini merupakan rapat kedua yang diinisiasi KDEI di Taipei dengan agenda seputar ketenagakerjaan pada WDA/MoL Taiwan sejak bergulirnya kebijakan perpanjangan kontrak tanpa pulang pada 5 November 2016 lalu. KDEI di Taipei diwakili oleh Devriel Sogia Raflis, Kabid Ketenagakerjaan yang didampingi oleh lokal staff.

Beberapa isu penting yang dibahas antara lain tentang kebijakan perpanjangan kontrak tanpa pulang, penanganan ABK-LG (letter of guarantee), pelaksanaan Joint Working Group (JWG) IX dan Rencana penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara IETO-TETO, serta hal-hal lain terkait ketenagakerjaan di Taiwan.

Dengan adanya pertemuan ini diharapkan ada sinergitas terkait dengan kebijakan terkait seputar ketenagakerjaan di Taiwan.

 

Read more...
Subscribe to this RSS feed

TAUTAN LAIN

Kontak Kami

DMC Firewall is developed by Dean Marshall Consultancy Ltd