Menu
Pendidikan

Pendidikan (29)

Simposium Perhimpunan Pelajar Indonesia untuk Wilayah Asia-Oseania di Taipei

Taipei, 23-24 Maret 2017. Kepala KDEI-Taipei, Bapak Robert James Bintaryo, bersama dengan Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia dan Perwakilan National Chengchi University membuka simposium Perhimpunan Pelajar Indonesia untuk wilayah Asia-Oseania di Taipei, yang diselenggarakan di National Chengchi University, Taipei.

Simposium regional selama 2 hari tersebut, yang merupakan gelaran konferensi pelajar pertama dilakukan di Taiwan dan diikuti oleh ± 250 orang, dihadiri oleh sejumlah pembicara dari pihak Indonesia dan Taiwan, antara lain Prof. Makarim Wibisono, TB Iman Ariyadi (Walikota Cilegon), Ferdiansyah (Komisi X DPR-RI), Arief Suditomo (Anggota Komisi VIII DPR-RI), Julian Aldrin Pasha (Universitas Indonesia), Paramitaningrum (Universitas Bina Nusantara), Mr. Bruce Chih-yu Chien (Office of Trade Negotiation, Taiwan). 

“Aktivitas hubungan Indonesia-Taiwan ke depan akan semakin dinamis, tidak hanya terfokus pada perdagangan dan ekonomi semata, namun juga akan meliputi pendidikan, pariwisata, dan kebudayaan. Hal ini sebagai respon atas kebijakan baru Taiwan yang mengarah ke sejumlah negara di kawasan selatan. Tentunya ini harus menjadi momentum peningkatan hubungan Indonesia-Taiwan dan dapat diimplementasikan secara nyata,” ujar Robert dengan antusias.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan symposium pada hari ke-1, yang mengusung tema “Transformation of Indonesia-Taiwan Relations Under New Southbound Policy: Restrospect and Prospect for Future Cooperation”, juga diselenggarakan Gala Dinner yang diberi tajuk “PPI Night” di aula KDEI-Taipei. Pada kesempatan tersebut, selain dihadiri oleh para pembicara dan peserta simposium, juga dihadiri oleh perwakilan Kementerian Luar Negeri Taiwan, Kementerian Pendidikan Taiwan, Biro Pariwisata Taiwan, dan Badan Imigrasi Taiwan.

Sementara, pada pelaksanaan hari ke-2, simposium  Perhimpunan Pelajar Indonesia diselenggarakan dengan mengusung tema “Enhancing ‘Mental Revolution’ in Indonesia’s Education Sector: Challenges in the 21st Century”. /by

 

Read more...

65 BMI Taiwan Dikukuhkan Menjadi Mahasiswa Jalani Orientasi Mahasiswa Baru Universitas Terbuka

Minggu, 12 Februari 2017, bertempat di Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei, 65 Buruh Migran Indonesia (BMI) di Taiwan menjalani Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB). Mahasiswa baru tersebut mengambil jurusan Managemen (26 orang), Ilmu Komunikasi (15 orang) dan Bahasa Inggris (24 orang).

 

Acara OSMB periode I tahun 2017 ini dihadiri Kepala KDEI Taipei, Robert James Bintaryo, Kepala Bidang Pariwisata dan Perhubungan KDEI, Agung Sepande, Kepala Bidang Ketenagakerjaan KDEI, Devriel Sogia, Wakil Ketua PPI Taiwan, Zaenal Arifin, ketua beberapa organisasi pelajar Indonesia di Taiwan, serta dipantau melalui skype oleh Kepala Unit Program Belajar Jarak Jauh Layanan-Luar Negeri (UPBJJ-LLN) Universitas Terbuka (UT), Maximus Gorky Sembiring.

 

Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Dilanjutkan penjelasan mengenai Badan Pelaksana (Bapel) UT Taiwan, sambutan-sambutan dan pemaparan tentang administrasi, akademik dan keuangan (pembayaran baiaya kuliah) di UT Taiwan. Sambutan pertama oleh Kepala KDEI Taipei, Robert James Bintaryo. Beliau menyatakan bangga dengan para BMI yang memiliki semangat untuk belajar sambil bekerja. Diharapkan, melalui pendidikan, para BMI bisa meningkatkan harkat dan martabat bangsa Indonesia. Kedepan KDEI akan selalu melayani dan mendukung setiap aktifitas yang dilakukan oleh UT Taiwan maupun mahasiswa, selain itu para mahasiswa baru diminta untuk tetap semangat dalam menempuh pendidikan dan bisa menjaga persatuan dan NKRI. 

 

“Saya terharu dengan semangat juang Saudara sekalian. Selain memikirkan mencari uang di negeri orang untuk keluarga, Saudara memiliki tekad kuat untuk belajar. Saudara sekalian adalah sosok-sosok pahlawan,” ungkap Robert.

 

Sementara itu, Kepala UPBJJ UT-LLN menyampaikan sambutan melalui skype. Dalam sambutannya, Gorky mengapresiasi minat belajar yang tinggi dari para BMI Taiwan, serta dukungan dari Badan Pelaksana dan KDEI dalam memfasilitasi perkuliahan bagi BMI di Taiwan ini. “Manfaatkan sebaik-baiknya kesempatan ini, dan dukungan penuh KDEI Taipei ini untuk belajar dengan sebaik mungkin. Contohlah Kakak-kakak kelas Saudara yang sudah berhasil lulus dari UT Taiwan,” papar Gorky.

 

Gorky menambahkan, selain kenaikan jumlah mahasiswa baru di UT Taiwan setiap semester, UT Taiwan adalah UT di luar negeri yang memiliki lulusan paling banyak dibandingkan UT luar negeri yang lain. Semester lalu, jumlah mahasiswa UT adalah 40 mahasiswa, dan semester ini meningkat 65 mahasiswa baru. Gorky berharap, nantinya Badan Pelaksana bisa memperluas wilayah pelayanannya di beberapa kota lain di Taiwan. Untuk saat ini, pengurus wilayah UT Taiwan ada di tiga wilayah, yakni Taipei, Chungli, dan Tainan. Sementara lokasi ujiannya ada di dua tempat, yaitu Taipei dan Tainan.

Selain penyambutan kepada para mahasiswa baru, acara OSMB juga menjadi sarana pengenalan sistem belajar di UT. Pada kesempatan tersebut, mahasiswa diberikan penjelasan mengenai urusan akademik, administrasi serta keuangan UT Taiwan. Pembelajaran di UT-Taiwan, selain menuntut kemandirian mahasiswa, juga dibantu oleh tutor yang berasal dari kalangan mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan master maupun doktoral di Taiwan. 

Read more...

Orientasi Siswa Baru Program Kesetaraan di Taiwan

KDEI di Taipei bekerjasama dengan Yayasan Bhakti Jaya Indonesia menyelenggarakan Orientasi Siswa Baru dan Pembagian Raport bagi siswa program kesetaraan KPC, KPB, dan KPA pada hari Minggu, 15 Januari 2017 bertempat di KDEI.  Acara dihadiri oleh Wakil Kepala KDEI, Kepala Bidang Pariwisata dan Perhubungan (dan Pendidikan), Ketua Yayasan, Koordinator dan para Tutor, siswa dan siswa baru (sebanyak 63 orang). 

Dalam arahannya Wakil Kepala KDEI menyampaikan kepada siswa untuk terus mengejar pendidikan sampai ke jenjang Sarjana, mengingat di Taiwan ada Universitas Terbuka, namun jangan melupakan tugas utama sebagai TKI. Pada acara ini juga disampaikan beberapa penghargaan dan apresiasi kepada siswa yang berprestasi dibidang akademik, kreatif dan inovatif serta tutor terbaik. Selain itu penghargaan diberikan kepada 6 orang siswa yang telah menerbitkan Buku/Novel dan telah dicetak serta diterbitkan oleh Yayasan.

Read more...

Orientasi Siswa Baru Program Kesetaraan Di Taiwan

Minggu, 8 Januari 2017, KDEI di Taipei bekerjasama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) PPI Taiwan menyelenggarakan Orientasi Siswa Baru Program Kesetaraan Tahun 2017. Acara dihadiri oleh siswa baru, Koordinator dan Tutor PKBM, PPI Taiwan dan KDEI yang diwakili oleh Kepala Bidang Pariwisata dan Perhubungan (merangkap fungsi pendidikan). Ketua PKBM dalam pembukaannya menyampaikan bahwa siswa baru tahun 2017 sebanyak 46 orang terdiri dari program Paket A sebanyak 1 orang, Paket B sebanyak 7 orang dan Paket C sebanyak 38 orang. Dengan makin banyaknya TKI yang mengikuti pendidikan kesetaraan menandakan bahwa minat untuk meningkatkan derajat pendidikannya semakin tinggi, dan menyadari bahwa pendidikan merupakan hal yang penting untuk masa depannya. Dalam arahannya KDEI meminta kepada siswa agar pandai-pandai mengatur waktu untuk belajar jangan sampai melalaikan tugas utama sebagai tenaga kerja, dan berharap tingkat pendidikannya tidak berhenti sampai jenjang SMA (Paket C), tapi harus bisa melanjutkan ke jenjang lebih tinggi yaitu Sarjana mengingat di Taiwan sudah ada Universitas  Terbuka. Setelah pembukaan diisi dengan paparan tentang tata cara pembelajaran online, materi pembelajaran, mekanisme evaluasi dan Ujian Nasional oleh para tutor  PKBM.

Read more...

International Week Di Chang Jung Christian University

Pada tanggal 28  November 2016, Wakil Kepala KDEI, Kepala Bidang Pariwisata dan Perhubungan beserta Staf menghadiri acara “International Week” yang dilaksanakan oleh Chang Jung Christian University (CJCU), Tainan.  Acara dibuka oleh President CJCU (Lee, Yung-Lung), dihadiri Secretary General CJCU (Hsieh Chihung), perwakilan dari Malaysia, Philipina dan Indonesia (diwakili oleh KDEI di Taipei)  serta undangan lainnya.  

Beberapa mahasiswa yang mengikuti acara tersebut antara lain dari negara China, Honduras, Hongkong, India, Indonesia, Jepang, Korea, Macao, Mexico, Myanmar, Malaysia, Mongolia, Panama, South Africa dan Taiwan.     

President CJCU menyampaikan bahwa kegiatan International Week yang ke tiga kali ini mengambil tema “Wonders of The World”, bertujuan untuk memperkenalkan ciri khas dan sejarah arsitektur dari masing-masing negara peserta, dan  Indonesia kali ini menampilkan arsitektur Candi Borobudur.

KDEI-Taipei juga berkesempatan bertemu dengan para mahasiswa Indonesia yang sedang mengikuti jenjang studi S1, di CJCU yang berjumlah 3 orang pada jurusan Internasional bisnis dan Design komunikasi visual. 

Read more...

Wisuda Siswa Program Pendidikan Kesetaraan di Taiwan

Pada hari Minggu, tanggal 28Agustus 2016, KDEI di Taipei bekerjasama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Taiwan menyelenggarakan Wisuda (Upacara Penyerahan Ijasah) bagi 30Siswa (dari 44 siswa) yang telah lulus mengikuti Program Pendidikan Kesetaraan Paket C (setara SMA), Paket B (setara SMP), dan Paket A (setara SD). Siswa yang mengikuti wisuda berasal dari Program Pendidikan yang dikelola oleh PPI Taiwan (21 orang) dan Yayasan Bhakti Jaya Indonesia (9 0rang).

Acara yang dihadiri lebih dari 100 orang diawali dengan prosesi penyambutan para wisudawan diiringi tarian tradisional, dilanjutkan sambutan Ketua PPI Taiwan, Kepala Bidang Pariwisata dan Perhubungan, Penyerahan Ijasah, serta penyerahan piagam bagi siswa berprestasi oleh Kepala Bidang Tenaga Kerja, pesan dan kesan oleh perwakilan wisudawan, dan ditutup dengan Doa dan ramah tamah.

Kepala KDEI di Taipei (yang diwakili Kepala Bidang Pariwisata dan perhubungan) dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada para siswa yang telah lulus, dan mengharapkan agar dapat terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Disampaikan pula bahwa acara wisuda akan dijadikan sebagai agenda tahunan KDEI, tidak saja untuk Program pendidikan kesetaraan, juga untuk Universitas Terbuka di Taiwan (UT Taiwan).

Dalam laporan yang disampaikan oleh Ketua PKBM Taiwan, dari  44 siswa yang lulus, 9 siswa berhasil melanjutkan pendidikan ke UT Taiwan dan 1 siswa melanjutkan ke St. John University Taiwan jurusan Tourism.

 

Read more...
Subscribe to this RSS feed

TAUTAN LAIN

Kontak Kami

DMC Firewall is developed by Dean Marshall Consultancy Ltd