Menu

Ketenagakerjaan (192)

KDEI Taipei Gelar Semarak Ramadhan Bersama PMI di Taiwan

Taipei, KDEI (20/05/18) – Selama bulan suci Ramadhan 1439H KDEI Taipei menyelenggarakan Safari Ramadhan dengan tema “Semarak Ramadhan di Taiwan”. Diawali dari Taipei tepatnya di Main Hall Taipei Main Station, kegiatan ini disambut penuh antusias oleh para PMI/WNI yang hadir. Kepala KDEI Taipei beserta jajarannya turut hadir dalam acara ini.

“Ibadah puasa bukan berarti mengurangi semangat dalam, bekerja dan berkarya justru hal ini harus dijadikan semangat dalam bekerja dan hal tersebut sesungguhnya merupakan bagian dari amal ibadah puasa kita, selamat bagi yang menjalankan ibadah puasa bulan ini”, ujarnya Kepala KDEI Taipei, Bapak Robert J Bintaryo dalam sambutannya.

Dihadapan ratusan audiens yang umumnya PMI Taiwan beliau kembali menghimbau agar hendaknya bekerja dengan baik, mematuhi peraturan setempat, waspada terhadap modus penipuan, tidak terpengaruh iming-iming atau ajakan untuk kaburan, menjauhi pergaulan bebas, menjauhi narkoba, serta diharapkan dapat menjaga tindakan dan perilaku misalnya menjaga kebersihan dan keamanan dalam menyukseskan acara Semarak Ramadhan.

Acara semarak Ramadhan tahun ini berbeda yang merupakan kolaborasi bersama dalam menyampaikan program-program yang bermanfaat bagi WNI/PMI di Taiwan. Turut disampaikan materi sosialisasi seputar program pelayanan KDEI Taipei antara lain ketenagakerjaan, BPJS Ketenagakerjaan, informasi pemilu 2019 serta program yang ditawarkan oleh para mitra, Tausiah Ramadhan, serta diselingi dengan Musik Religi, Kultum serta acara yang ditunggu-tunggu oleh audiens yakni buka puasa bersama.

KDEI Taipei menjelaskan seputar layanan baru yakni Perpanjangan Kontrak dan Pendaftaran Asuransi BPJS Ketenagakerjaan. Layanan ini khusus untuk memfasilitasi rekan-rekan PMI yang melakukan perpanjangan kontrak dan sudah habis masa berlaku asuransinya yang lama. Nantinya bagi yang cuti tidak perlu lagi repot berurusan dengan kantor BP3TKI di daerah masing-masing karena seluruh proses pendataan dan pendaftaran asuransi sudah dilakukan pada KDEI Taipei. Turut disampaikan juga bahwa digitalisasi atau kemudahan mendapatkan informasi ketenagakerjaan, keimigrasian, kekonsuleran kini dapat diakses melalui aplikasi SAVE PMI Taiwan.

KDEI Taipei beserta PPLN juga menghimbau kesadaran audiens untuk partisipasi aktif dalam Pemilu 2019. Ditekankan bagi yang belum didata, agar segera melapor pada petugas PANTARLIH atau bisa juga langsung mendaftar online lewat website PPLN sehingga saat PEMILU nanti dapat tetap menggunakan hak pilihnya.

Acara ini terselenggara atas dukungan dari para mitra dan Sponsor yakni Perwakilan Perbankan (BRI, BNI), Telin, PPLN, Indogo, Indosuara, EEC INDEX, organisasi dan komunitas PMI di Taiwan antara lain PCI NU, PCIM, Banser, Pantura,  relawan serta dimeriahkan oleh The Mandala’s.

 

Acara selanjutnya ini juga akan dilanjutkan dengan roadshow Safari Ramadhan di tiga kota lainnya di Taiwan antara lain Kaohsiung, Taichung dan Tainan bersama dengan mitra lainnya.

Read more...

KDEI Taipei Gencar Lakukan Sosialisasi Sistem Online Perpanjangan Kontrak dan Pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan

Taipei, KDEI (21/05/18) – Pasca dilakukan soft launching Sistem Online Perpanjangan Kontrak (SIPKON) tanggal 1 Mei 2018 lalu, KDEI Taipei terus melakukan sosialisasi guna memberikan pemahaman serta teknis dalam pendaftaran sistem online. Upaya dilakukan melalui penyebaran informasi melalui website KDEI Taipei, media sosial, maupun sosialisasi langsung terhadap agensi penempatan PMI ke Taiwan. Minggu lalu tepatnya Rabu (16/05/18), Sosialisasi lanjutan terhadap agensi kembali digelar di aula lantai 6 KDEI Taipei. Sekitar 200 agensi dari Taipei dan sekitarnya turut hadir dalam acara ini.

Diawali dengan sambutan Ibu Sri Indah Wijayanti selaku Kabid Naker disampaikan tentang manfaat dan urgensi pemanfaatan sistem online guna memberikan kemudahan pelayanan berbasis online kepada PMI Taiwan. Selanjutnya dalam penjelasan teknis dipandu langsung oleh Bapak Farid Ma’ruf dan Kadir. Pembahasan teknis dipusatkan pada tata cara pendaftaran online. Dijelaskan bahwa dalam layanan baru berupa sistem online tersebut (SIPKON), dibagi dalam 4 tahap yakni persiapan, pendaftaran, pembayaran dan verifikasi.

Pada tahap persiapan yakni PMI/majikan/agensi terlebih dahulu menyiapkan dokumen persyaratan selanjutnya discan dalam bentuk gambar (jpg). Selanjutnya dilanjutkan dengan tahapan pendaftaran bila sudah lengkap persyaratannya. Dalam tahap pendaftaran disampaikan juga detail teknisnya serta beberapa hal yang perlu dihindari untuk kelancaran registrasi. Beberapa kendala yang ditemukan oleh agensi selama penggunaan sistem langsung dijelaskan.

“Intinya bahwa beberapa field isian harus diisi dengan lengkap dengan data yang benar”, tegas Farid Ma’ruf dalam pemaparannya. Setelah pendaftaran selesai dilanjutkan dengan pembayaran. Pada acara tersebut langsung dijelaskan oleh perwakilan BNI dan BRI di Taiwan, termasuk video tutorial pembayaran melalui ATM serta mobile banking.

Sosialisasi selanjutnya akan dilakukan juga di kota lainnya antara lain dalam waktu dekat yakni Kaohsiung dan Taichung. Dengan adanya pemberlakuan sistem online ini diharapkan dapat lebih memudahkan PMI dalam pendataan kembali bagi yang melakukan perpanjang kontrak, mengasuransikan PMI dalam skema program jaminan sosial sebagaimana diamanahkan dalam Undang-Undang No. 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. “Bagi PMI yang pulang cuti nantinya tidak perlu lagi mengurus dokumen pada kantor BP3TKI atau kantor yang ditunjuk lainnya karena semua tahapan pendaftaran ke dalam SISKOTKLN dan BPJS Ketenagakerjaan telah dilakukan pada KDEI Taipei”, ujarnya dalam mengakhiri paparannya.

Secara berturut-turut acara yang sama juga digelar di Kaohsiung (17/05/18) dengan peserta sekitar 200 orang serta Taichung (18/05/18), dengan peserta sebanyak 220 orang. Kini peserta sudah memahami tata cara pendaftaran ke dalam sistem tersebut. Terhitung sampai dengan Senin (21/05/18), jumlah permohonan yang tercatat ke dalam sistem meningkat secara signifikan.

Read more...

Tingkatkan Pembinaan PMI Taiwan, KDEI Taipei hadir dalam Kegiatan Komunitas PMI di Guanyin 

Guanyin, 13 Mei 2018 — Kepala KDEI Taipei, Robert James Bintaryo hadir dalam acara komunitas PMI di bilangan Guanyin, kawasan Taoyuan. Acara yang digagas komunitas PMI yang umumnya pekerja migran Indonesia sektor manufaktur ini mengusung tema : “Bersatu dalam Harmoni PMI se Guanyin. Sekitar 943 PMI dari 48 pabrik di sekitar Guanyin bergabung dalam wadah ini sebagai jembatan silaturahim guna mempererat persaudaraan diantara PMI, serta komunitas sosial guna meringankan dan membantu bila terdapat PMI yang mengalami kemalangan misalnya sakit atau kecelakaan kerja.

Sekitar pukul 10.00 ratusan hadirin dari Guanyin dan sekitarnya sudah memadati tempat acara. 

Dalam sambutannya, Kepala KDEI Taipei menghimbau agar PMI dan hadirin hendaknya tetap bersatu, menjaga kerukunan, kebersamaan, persaudaraan dan silaturahmi sesama PMI di Taiwan.

“Diharapkan dengan saudara-saudara bekerja di Taiwan ini dapat meningkatkan perbaikan ekonomi keluarga, dapat melanjutkan pendidikan anak, intinya bahwa ada hasil jerih payah selama bekerja”, ujarnya dalam menyemangati PMI.

Disampaikan juga seputar statistik penanganan permasalahan PMI di Taiwan dua tahun terakhir. Melalui forum seperti ini diharapkan PMI dapat lebih bersatu, dan bahwasanya PMI di Taiwan tidak sendirian, kurang lebih 300.000-an  WNI ada di Taiwan yang terdiri dari PMI, WNI kawin campur (mix marriage), serta siswa/mahasiswa. Oleh karena turut diingatkan bilamana ada masalah selama bekerja diharapkan PMI dapat mengetahui saluran pengaduan di Taiwan.

Dalam upaya peningkatan pelindungan PMI, juga disampaikan bahwa sejak 1 Mei 2018 KDEI Taipei telah melakukan softlaunching sistem online perpanjangan kontrak dan pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan. Program Jaminan Sosial tersebut penting untuk memberikan perlindungan atau jaminan selama bekerja di Taiwan. PMI sudah bisa memanfaatkan layanan baru KDEI Taipei berbasis online dimaksud.

Menyambut pesta demokrasi, Pemilu 2019 diharapkan hadirin juga dapat menggunakan hak pilihnya dalam pemilu tersebut. Olehnya itu dihimbau juga agar melakukan pendaftaran pada petugas Pantarlih yang tersebar di seluruh wilayah Taiwan.

Turut hadir dalam acara ini Kepala Bagian Administrasi Bapak Tri Djuliyanto dan Asisten Senior Bidang Tenaga Kerja, Kadir.

Acara yang dihadiri oleh ratusan PMI ini dilanjutkan dengan menampilkan budaya Reog Ponorogo, musik dan tari tradisional serta door prize.

Read more...

Sistem Online Perpanjangan Kontrak dan Pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan sudah dimulai, Siapakah Pendaftar Pertama !

Sejak 1 Mei 2018, KDEI Taipei telah melaunching Sistem Online Perpanjangan Kontrak dan Pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan. Saat ini sosialisasi terkait penggunaan system online tersebut sedang digalakkan.

Penerimaan berkas manual saat ini masih diterima sampai dengan batas waktu dua minggu setelah launching yakni pada tanggal 15 Mei 2018 nanti hanya akan melayani pengajuan perpanjangan Kontrak sekaligus registrasi BPJS Ketenagakerjaan melalui online system.

Manfaat utama dengan penggunaan system online tersebut adalah digitalisasi data, memudahkan pendataan PMI ke dalam system, memangkas waktu, PMI yang berniat cuti nantinya tidak perlu lagi berurusan dengan Kantor BP3TKI / Kantor BPJS Ketenagakerjaan di daerah masing-masing, karena step tersebut telah dilakukan pada KDEI Taipei. 

Sejak sistem online dilaunching sudah beberapa PMI yang mengajukan permohonan perpanjangan dengan menggunakan sistem tersebut. Setelah mengajukan berkas online selanjutnya PMI melakukan pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan sesuai dengan ID Billing yang diperoleh pada saat registrasi. Setelah itu PMI dapat mendownload Kontrak Kerja berdasarkan data yang diisikan pada saat registrasi. Kemudian diprint dan ditandatangani oleh PMI, majikan, agensi (bila menggunakan agensi). Selanjutnya setelah melengkapi berkas PMI datang ke KDEI Taipei untuk verifikasi data, dan endorsement. Setelah tahapan itu selesai, PMI statusnya yakni terdata dan terasuransikan.

Adalah Fitriani (26 tahun), seorang PMI yang melakukan pendaftaran perdana, melakukan pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan, melengkapi data dan datang mengurus mandiri pada KDEI Taipei. 

“Dengan adanya sistem online sangat banyak membantu, karena sangat efisien, gak perlu bolak balik, cukup di depan laptop/hp sudah beres”, ucapnya sesaat telah melakukan verifikasi dan pemeriksaan dokumen di KDEI Taipei.

Fitriani juga berpesan kepada PMI lainnya yang akan memperpanjang Kontrak bahwa sebelum registrasi dokumen persyaratan yang diperlukan untuk dipersiapkan dari jauh-jauh hari agar memudahkan proses.

“Bagi PMI yang mau perpanjang kontrak, ayo coba perpanjang kontrak secara mandiri, proses gak seribet yang kita bayangkan, apalagi sekarang prosesnya jauh lebih mudah karena adanya sistem online”, jelasnya.

KDEI Taipei juga telah mensosialisasikan melalui surat Edaran yang diumumkan melalui website KDEI Taipei, maupun melalui media sosial para PMI di Taiwan.

Read more...

Kini, PMI Bisa Perpanjang Kontrak Online Sekaligus Daftar Asuransi BPJS Ketenagakerjaan di Taiwan

Taipei, (01/05/18) - Dalam menyambut Hari Buruh Internasional (May Day) yang jatuh tepat 1 Mei 2018, KDEI Taipei meluncurkan Sistem Informasi Perpanjangan Kontrak yang terintegrasi dengan Pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan di Taiwan. Sistem KDEI initerintegrasi dengan sistem di Indonesia yaitu Asuransi BPJS Ketenagakerjaan & Perbankan, BNP2TKI.

Sebagai informasi bahwa saat ini total TKI yang bekerja di Taiwan sekitar 259,794 orang. Sebagian dari PMI di Taiwan tersebut kembali bekerja di Taiwan melalui skema perpanjangan kontrak tanpa pulang. Menurut pendataan KDEI Taipei, sekitar ± 25.000 PMI telah melakukan perpanjangan kontrak. 

Manfaat utama system online tersebut diharapkan dapat mempermudah para PMI maupun majikan dan agensi dalam perpanjangan kontrak. 

Soft Launching dilaksanakan di KDEI Taipei Lt. 6 mulai pukul 14.00. Acara dihadiri oleh perwakilan perbankan Indonesia yang ada di Taiwan, perwakilan organisasi PMI, mahasiswa, pers serta homestaff/local staf KDEI Taipei.

Mengawali sambutannya Kepala KDEI Taipei mengucapkan selamat hari buruh di hadapan hadirin yang mayoritas PMI Taiwan tersebut.dihadiri oleh puluhan PMI di sekitar Taipei, Taoyuan, New Taipei City, Keelung dan sekitarnya, 

 “Kebijakan perpanjangan kontrak tanpa pulang di Taiwan harus difasilitasi karena rekan-rekan PMI tersebar di seluruh Taiwan, kita fasilitasi dengan sistem online perpanjangan kontrak. Selain itu, dalam rangka memberikan perlindungan kepada rekan-rekan PMI yg sedang bekerja di sini sebagaimana telah kita bahas malam minggu kemarin (28/04/18) bersama Timwas TKI DPR RI yang mana salah satu tuntutan PMI adalah pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan di Taiwan tanpa pulang”, tegasnya dalam sambutannya.

Beliau juga menegaskan kepada PMI agar dapat memahami pentingnya terdaftar sebagai peserta asuransi BPJS Ketenagakerjaan dalam rangka sebagai langkah protektif untuk perlindungan selama bekerja di Taiwan. 

Dengan adanya system ini tentunya menjawab kekhawatiran PMI selama ini. Nantinya pada saat cuti tidak perlu lagi mendatangi kantor BP3TKI/LP3TKI/P4TKI untuk pendataan/pengurusan asuransi karena semuanya sudah dilakukan terpadu di Taiwan pada KDEI Taipei. Bagi PMI yang akan pulang cuti nantinya tinggal mengurus re-entry permit saja di Imigrasi Taiwan setelah itu tidak perlu lagi berurusan di kantor pelayanan tersebut di atas. Jadi lebih banyak waktu untuk berkumpul bersama  keluarga di Indonesia atau urusan lainnya.

Intinya bahwa kehadiran system ini dapat mempersingkat waktu dan lebih memudahkan bagi agensi/majikan maupun PMI di Taiwan.

Sehari sebelumnya melalui pengumuman edaran di laman resminya disampaikan bahwa Sistem Online ini hadir dalam rangka peningkatan pelindungan terhadap PMI yang melakukan Perpanjangan Kontrak di Taiwan, yang dipersyaratkan untuk terdaftar dalam program Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan sesuai dengan amanah Undang-Undang No. 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

KDEI telah menyiapkan mekanisme pendaftaran. Terdapat dua jenis metode pendaftaran yakni bagi PMI yang baru melakukan Perpanjangan Kontrak terhitung sejak 1 Mei 2018, maka pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan dengan mengakses online system. Sedangkan bagi PMI yang telah mengurus perpanjangan Kontrak sebelum 1 Mei 2018, KDEI Taipei akan memfasilitasi penerbitan ID Billing (Kode Iuran) yang diumumkan pada website KDEI Taipei. 

Terkait Pembayaran Program Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan sebagaimana dari kedua metode tersebut adalah menginformasikan ID Billing kepada keluarga di Indonesia, untuk dibayarkan melalui layanan  Bank BNI, BRI atau MANDIRI (Teller, ATM, Internet / Mobile Banking).

Terkait dengan membayar langsung di Taiwan saat ini dapat dilakukan dengan menggunakan Aplikasi BNI Mobile Banking serta Aplikasi Internet Banking BNI / BRI. 

Dalam masa transisi (manual ke online), pihak PMI masih bisa dilayani untuk pelayanan manual sampai dengan dua minggu kemudian sejak di launching sistem online dimaksud.

Dalam edarannya PMI yang melakukan perpanjangan Kontrak di Taiwan dihimbau agar segera melakukan pendaftaran Program Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan.

Dalam rangkaian Soft Launching tersebut dilakukan penjelasan teknis tata cara pemanfaatan system serta juga demonstrasi. Seorang PMI, Supianto tampak senang dengan adanya aplikasi sistem online tersebut.

“Pembayaran BPJS Ketenagakerjaan itu sangat mudah dan tidak ruwet, yang terpenting ikuti instruksinya dengan baik, ruwet itu karena belum coba, ujar PMI yang akrab disapa Mandala.

Acara berlangsung dengan lancar selama soft launching. Selanjutnya adalah KDEI Taipei bersama dengan BPJS Ketenagakerjaan dan Perbankan akan melakukan sosialisasi kebeberapa daerah di Taiwan.

Dengan demikian sistem online sudah dapat digunakan sejak tanggal 1 Mei 2018 yang bertepatan dengan hari buruh internasional.

Read more...

Siapkan Infrastruktur Sistem Online Pendaftaran Asuransi BPJS Ketenagakerjaan di Taiwan, KDEI Taipei rapat bersama dengan BPJS Ketenagakerjaan dan BNP2TKI

Jakarta, KDEI (22/04/2018) – Baru-baru ini tepatnya Senin lalu (16 April 2018), KDEI Taipei menghadiri rapat bersama dengan BPJS Ketenagakerjaan dan BNP2TKI di Jakarta. Agenda rapat adalah pembahasan mekanis dan teknis pembayaran asuransi BPJS Ketenagakerjaan bagi PMI di Taiwan khusnya bagi skema perpanjangan kontrak tanpa pulang.

Dalam rapat ini KDEI Taipei diwakili oleh Bapak Tri Djuliyanto, Kepala Bagian Adminstrasi serta Kadir, Asisten Senior Bidang Ketenagakerjaan. Turut disampaikan seputar kebijakan perpanjangan kontrak yang nantinya akan dilakukan melalui sistem online serta terintegrasi dengan program jaminan sosial atau Asuransi BPJS Ketenagakerjaan. Kesiapan KDEI Taipei, serta alat pembayaran yang sudah siap serta gambaran pelayanan juga dijelaskan.

Dalam rapat tersebut para pihak yang hadir juga menyampaikan kesiapan dan dukungan dalam menyambut hadirnya sistem online guna memberikan kepastian perlindungan terhadap PMI yang melakukan perpanjangan kontrak di Taiwan. Sebagai informasi bahwa sistem online pada KDEI Taipei dimaksud tersebut terintegrasi dengan SISKOTKLN, BPJS Ketenagakerjaan dan Perbankan (Bank BNI, BRI, dan Mandiri).

Nantinya PMI Cuti tidak perlu lagi ke BP3TKI/LP3TKI/P4TKI untuk pendataan ke dalam Sistem Komputerisasi Tenaga Kerja Luar Negeri maupun pengurusan asuransi lagi karena kedua proses tersebut telah dilakukan pada KDEI Taipei. Sehingga dengan demikian PMI yang cuti mempunyai lebih banyak waktu untuk menjalani cuti bersama keluarga atau untuk urusan lainnya. Selain itu bahwa dengan adanya online system tersebut sebagai alat untuk memastikan PMI terlindungi selama bekerja di Taiwan yakni dengan proteksi Asuransi BPJS Ketenagakerjaan.

Informasi tentang kepastian launching sistem online tersebut akan disampaikan kembali dalam rilis pengumuman resmi KDEI Taipei. Selanjutnya akan dilakukan juga himbauan, sosialisasi, blasting informasi untuk program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi PMI di Taiwan tersebut. Nantinya akan disiapkan hotline/helpdesk khusus untuk pelayanan pendaftaran Asuransi BPJS Ketenagakerjaan di Taiwan. 

 

Read more...

Perkuat Perlindungan PMI, KDEI Taipei Kembali Adakan Pertemuan Rutin Satgas

Taipei, KDEI (22/04/2018) -- KDEI Taipei kembali kumpulkan anggota Satgas PMI 2018 dalam pertemuan rutin. Satgas PMI saat ini terdiri dari 15 orang PMI yang diberi amanah oleh KDEI Taipei untuk membantu KDEI Taipei dalam layanan perlindungan PMI di Taiwan. Salah satu tugasnya adalah membantu KDEI Taipei dalam penyelesaian permasalahan PMI dengan uraian tugas antara lain menerima, menjawab dan merespon keluhan dan pertanyaan dari PMI sesuai dengan ketentuan dan arahan dari KDEI Taipei.

Pertemuan berlangsung pukul 12.30 – 15.00 di ruang rapat KDEI di Taipei. Pertemuan rutin dimaksud dilakukan guna memantau kinerja Satgas, sharing informasi dan pengetahuan terbaru seputar ketenagakerjaan, kekonsuleran, keimigrasian, identifikasi kendala-kendala yang ditemukan di lapangan, saran dan masukan untuk perbaikan ke depan serta isu-isu aktual ketenagakerjaan belakangan ini dan antisipasi ke depan.

Dalam pertemuan ini dipimpin oleh Kepala KDEI sekaligus menyampaikan paparan dan arahan bagi anggota Satgas. Beliau juga mengapresiasi Satgas dalam bantuannya dalam penyelesaian permasalahan di Taiwan. Dicontohkannya bahwa selama tahun 2017 tercatat sebanyak 1.529 kasus yang masuk, terselesaikan sebesar 1.397 kasus atau sebesar 91,4 %. Sedangkan pada tahun 2018 (posisi 21 April 2018) total kasus yang ditangani sebesar 332 kasus dan sudah terselesaikan sebesar 220 kasus atau sebesar 66,3 %.

Tentunya sebagian kasus tersebut dibantu penyelesaiannya oleh Satgas PMI. Berdasarkan penyebaran domisili/tempat kerja, sebagian besar wilayah Taiwan telah ter-cover oleh Anggota Satgas.

Dalam pertemuan ini Kepala KDEI Taipei juga menyampaikan statistik PMI di Taiwan yang berisi data penempatan, data trend kasus TKI, perpanjangan perjanjian kerja tanpa harus pulang, pembayaran asuransi BPJS Ketenagakerjaan, serta penguatan koordinasi dan kolaborasi dalam upaya peningkatan perlindungan kepada TKI di Taiwan.

Diharapkan dengan adanya tambahan personil Satgas PMI yang saat ini berjumlah 15 orang dapat memperkuat layanan perlindungan PMI di Taiwan.

 

Read more...

Antusias PMI dalam Memperkenalkan Budaya dan Potensi Wisata Indonesia di Taiwan

 

Taipei, KDEI (1/04/18) -- Festival Kebudayaan Indonesia sukses digelar oleh komunitas Pekerja Migran Indonesia (PMI) di New Taipei City yang berlangsung meriah, dihadiri ratusan pengunjung yang terdiri dari PMI, WNI, serta warga asing diantaranya dari Taiwan, Jepang, serta Macau.

Festival Kebudayaan Indonesia bertajuk “Saatnya Indonesia Bicara” digagas oleh salah satu komunitas Indonesia Language Meetup yang di dalamnya adalah kumpulan PMI yang mempunyai keinginan untuk mensosialisasikan ragam budaya, bahasa dan panorama wisata Indonesia kepada masyarakat Taiwan khususnya sehingga warga Taiwan dapat mengetahui budaya Indonesia serta tertarik mempelajari Bahasa Indonesia dengan cara pertemuan dan bincang santai dalam bahasa Indonesia.  

Dalam event ini diisi dengan perform ragam budaya Indonesia antara lain seni tari, musik, lakon/drama, Batik fashion show, dan lain sebagainya.

KDEI Taipei hadir dalam even ini dan menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan positif tersebut. Disampaikan dalam sambutan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan upaya dalam pembinaan PMI di Taiwan yakni mengisi waktu luang dengan kegiatan positif. Lebih jauh, turut mengapresiasi kontribusi PMI dalam memperkenalkan budaya dan potensi wisata Indonesia di Taiwan.

“Acara ini penting dalam memperkenalkan ragam budaya dan potensi wisata Indonesia, sehingga warga Taiwan dapat lebih dekat mengenal Indonesia bukan hanya dari PMI-nya saja. Selama ini yang dikenal hanya Bali saja, diharapkan melalui acara ini warga asing khususnya di Taiwan dapat mengenal tempat menarik lainnya sebagai destinasi wisata”, ujar Kadir dalam penyampaiannya.

Dalam konteks sosialisasi dan penyuluhan informasi dan layanan ketenagakerjaan turut disampaikan dalam momen yang dihadiri oleh ratusan PMI tersebut.

Mila, anggota panitia penyelenggara tampak semangat dan antusias memandu jalannya sesi batik fashion show.

“Sangat berkesan, dan sangat membantu sekali untuk warga Taiwan dalam mengetahui ragam budaya kita di Indonesia, serta pesan untuk kita semua bahwa dimana pun kita berada, pastikan tetap menjunjung dan mencintai budaya kita Indonesia sebagai warisan leluhur”, ujarnya

 

Acara ini berlangsung dengan aman dan tertib menjelang sore hari pukul 16.30 waktu setempat.

 

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Kontak Kami

6F, No. 550, Rui Guang Road, Neihu District, Taipei, 114, Taiwan, ROC
Phone : (02) 87526170
Fax : (02) 87523706

Email: ieto[at]ms8.hinet.net

TAUTAN LAIN

DMC Firewall is developed by Dean Marshall Consultancy Ltd