Menu

Siaran Pers KDEI Bulan Mei 2014

Download : EN | ID

"Ekspor Indonesia ke Taiwan bulan Februari tumbuh 25,47 persen,
neraca perdagangan surplus USD 351,55 juta.
Investasi Taiwan di Indonesia tercatat mencapai USD 46,4 juta"

 

 

Indonesia Masuk 10 Besar Ekonomi Dunia

 

Indonesia menduduki peringkat 10 besar ekonomi dunia berdasarkan Gross Domestic Product / GDP, menurut World Bank. Menurut laporan World Bank, Indonesia berada di posisi ke-10 ekonomi dunia, setelah Amerika Serikat, China, India, Jepang, Jerman, Rusia, Brazil, Prancis, dan Inggris. Berdasarkan laporan yang sama, GDP Indonesia mencapai USD 2.058,1 milyar, dan GDP per capita mencapai USD 8.539. GDP Indonesia meningkat bila dibanding tahun 2005, yang mencapai USD 707,9 milyar (USD 3.234 GDP per capita).

Kemampuan konsumsi domestik yang tinggi menjadi keunggulan daya tahan ekonomi Indonesia, dan diprediksi ekonomi Indonesia dapat menembus 7 besar di tahun 2020. Namun, pemerintah Indonesia harus dapat mengatasi sejumlah tantangan di depan seperti disparitas harga, perijinan investasi, dan subsidi energy yang harus segera dituntaskan.

 

Kinerja Perdagangan

Aktivitas total perdagangan Indonesia – Taiwan bulan Februari 2014 mencapai USD 834,81 juta, sedikit mengalami penurunan bila dibandingkan dengan Januari 2014 yang mencapai USD 854,82 juta, turun 2,34 persen. Penurunan terjadi sebagai akibat melemahnya transaksi perdagangan non migas yang turun sebesar 6,77 persen. Sementara total perdagangan migas justru meningkat 11,58 persen, atau mencapai USD 230,09 juta.

Meskipun total perdagangan mengalami penurunan, namun neraca perdagangan Indonesia berhasil mencatatkan surplus perdagangan sebesar USD 351,55 juta pada bulan Februari 2014, atau naik 287,58 persen dibanding Januari 2014. Secara akumulatif, total surplus perdagangan Indonesia selama periode Januari-Februari 2014 mencapai USD 442,25 juta. Nilai ekspor Indonesia ke Taiwan bulan Februari 2014 mencapai USD 593,18 juta, atau tumbuh 25,47 persen dibanding Januari 2014, dengan ekspor non migas berkontribusi 62,39 persen. Nilai ekspor migas Indonesia ke Taiwan meningkat hampir USD 100 juta dibanding Januari 2014, yang disinyalir sebagai meningkatnya kebutuhan energi sebagai respon otoritas Taiwan akan kebutuhan banyaknya hari libur di Taiwan. Sedangkan, nilai impor Indonesia dari Taiwan bulan Februari 2014 turun 36,76 persen dibanding bulan Januari 2014, dengan impor non migas memperkuat penurunan sebesar 23,22 persen.

Jenis produk ekspor utama Indonesia ke Taiwan pada bulan Februari 2014 adalah gas alam, batu bara, dan emas, dengan nilai ekspor masin-masing sebesar USD 169,41 juta, USD 129,49 juta, dan USD 73,54 juta. Selain ekspor emas, yang meningkat lebih dari 200 persen, komoditi karet alam dan nikel oksida juga tumbuh positif, sedangkan ekspor timah justru turun 40,93 persen. Sementara, impor Indonesia dari Taiwan yang meningkat adalah besi lembaran (lebar 600mm) sebesar 61,21 persen, sedangkan impor minyak (non-crude), besi lembaran (tebal < 3mm), dan komponen elektronik (IC) turun masing-masing sebesar 31,29 persen, 29,61 persen, dan 20,97 persen dibanding Januari 2014 (m-o-m).

 

Perkembangan Investasi dan Pariwisata - Triwulan I 2014

Realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) pada triwulan I (Januari-Maret) tahun 2014 mencapai Rp. 106,6 triliun. Angka ini merupakan rekor tertinggi dan ketiga kalinya sejak triwulan III tahun 2013 menembus angka Rp. 100 triliun. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2013, nilai realisasi investasi periode Januari-Maret 2014 mengalami peningkatan sebesar 14,6 persen.

Kontribusi PMDN terhadap realisasi investasi adalah sebesar 32,5 persen, sedangkan PMA berkontribusi sebesar 67,5 persen. Berdasarkan lokasi, realisasi investasi di Pulau Jawa sebesar Rp 62,0 triliun dan realisasi investasi di luar Pulau Jawa sebesar Rp 44,6 triliun. Apabila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2013 sebesar Rp 44,4 triliun terjadi peningkatan realisasi investasi di luar Pulau Jawa sebesar 0,5 persen. Berdasarkan sektor usaha, lima besar realisasi untuk PMA adalah Pertambangan (USD 1,7 miliar); Industri Makanan (USD 0,8 miliar); Industri Alat Angkutan dan Transportasi Lainnya (USD 0,6 miliar); Tanaman Pangan dan Perkebunan (USD 0,6 miliar) dan  Industri Kertas, Barang dari kertas dan Percetakan (USD 0,5 miliar).

Realisasi investasi asal Taiwan ke Indonesia pada triwulan I 2014 adalah sebesar USD 46,4 juta. Dengan nilai realisasi investasi tersebut, Taiwan menduduki peringkat ke-16 dari negara-negara asal investasi.
Terkait pariwisata, pada bulan Maret 2014, jumlah wisatawan Taiwan ke Indonesia mencapai 13.626 orang, turun 13,46 persen dibanding Februari 2014. Secara kumulatif, total wisatawan yang telah berkunjung ke Indonesia selama Januari-Maret 2014, mencapai 44.437 orang, atau naik 7,18 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Indonesia menempati peringkat 10 destinasi utama Taiwan di Asia, dengan hampir 50% wisatawan Taiwan (total 2,5 juta wisatawan Taiwan ke Asia) memilih berwisata ke RRT dan Jepang. Wisatawan Taiwan ke Indonesia selama Januari-Maret 2014 lebih banyak dibandingkan ke Eropa (25.617 orang) dan Oseania (32.261 orang). Namun, jumlah tersebut masih berada di bawah Vietnam (94.359 orang), Thailand (83.266 orang), Singapura (74.144 orang), dan Malaysia (52.603 orang).

Sementara, jumlah wisatawan Indonesia ke Taiwan pada bulan Maret 2014 mencapai 14.127 orang, tumbuh 0,97 persen dibanding bulan Februari 2014. Secara kumulatif, total wisatawan Indonesia ke Taiwan mencapai 40.340 orang, atau tumbuh 5,12 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Selama bulan April 2014, telah dilaksanakan pula sejumlah pertemuan bisnis dan forum bilateral, antara lain Working Dinner dengan pengusaha Ina-Twn dan sejumlah otoritas, pertemuan tahunan KDEI dan TETO mengenai keimigrasian, pertemuan Indonesia-Taiwan ke-3 Proyek Pengembangan Morotai, forum bisnis “Pengembangan KEK Pulau Morotai”, fasilitasi pertemuan Telkom Taiwan dengan DoIS, pertemuan dengan CIECA, Pertemuan dengan Asosiasi Industri Karet di Taiwan, pertemuan dengan Asosiasi Eksim Taichung, importir Black Tea Alpha Enterprises, kunjungan ke Central Taiwan Science Park, dan kunjungan ke ORDER Int’l Furniture.

 

Layanan "KDEI Mobile Service" di Tainan

“KDEI Mobile Service” bulan April dilaksanakan di Toko Indonesia “MAJU TERUS” di Tainan, pada tanggal 27 April 2014. Pelayanan dokumen keimigrasian sedianya dilakukan terhadap 13 (tiga belas) orang TKI, namun 3 (tiga) orang berhalangan hadir dalam kesempatan tersebut. Pelayanan dokumen keimigrasian meliputi pengambilan foto dan rekam sidik jari pemohon.

Untuk layanan kekonsuleran (legalisasi dokumen kanselerai), sebanyak 96 (sembilan puluh enam) dokumen dapat terselesaikan. Pelayanan legalisasi dokumen tersebut meliputi legalisasi terhadap perjanjian kerja antara majikan dan TKI, dan beberapa dokumen perjanjian kerja sama penempatan antara agensi dan PPTKIS.

Selain pelayanan imigrasi dan konsuler, pihak KDEI-Taipei juga melakukan diskusi dengan beberapa TKI yang berkunjung ke toko tersebut. Diskusi tersebut antara lain mencakup proses re-entry hiring dan mekanisme pindah majikan.

Layanan KDEI Mobile Service bulan Mei akan dilaksanakan pada tanggal 25 Mei 2014 di YiLan.

 

Update Penanganan TKI

  • TKI a.n. Sihatul Alfiah

Sdri. Sihatul telah dipulangkan ke Indonesia pada tanggal 6 Mei 2014, dengan penerbangan EVA Air nomor penerbangan BR231, dan pada tanggal 7 Mei 2014 pukul 04:30 telah tiba di RSUD Blambangan, Banyuwangi.

Kepulangan Sdri. Sihatul didampingi oleh 1 orang dokter, 2 orang suster dari rumah sakit Tungs’ Taichung MetroHarbor serta Home Staff dan Lokal Staff KDEI Taipei serta staff dari agency perekrut TKI, Wang Hong International Co., Ltd.

  • TKI a.n Waryanto Radisa

Pada tanggal 9 April 2014 waktu subuh, kapten kapal berencana untuk memanggil Waryanto untuk bergilir tugas, terlihat tidak ada respon dan jawaban dan saat yang sama.

Kapten kapal meminta ABK lainnya untuk mencoba membangunkan Waryanto. Pada saat mencoba dibangunkan, ditemukan Waryanto tidak merespon sama sekali dan keadaan sudah tidak bernapas.

Jenazah telah dipulangkan pada tanggal 3 Mei 2014 dengan pesawat nomor penerbangan CI 761 pukul 08:45 dari Taoyuan International Airport menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta

  • TKI a.n. Noura

Pada tanggal 2 April 2014, Noura merasa kurang sehat dan bermaksud untuk periksa ke rumah sakit. Setelah mendapatkan hasil pemeriksaan, didapati Noura mengalami Pneumonia (serangan virus pada paru-paru).

Setelah menjalani proses perawatan, pada tanggal 16 April 2014 sekitar pukul 04:39, Noura dinyatakan meninggal.

Jenazah telah dipulangkan pada tanggal 3 Mei 2014 dengan pesawat nomor penerbangan CI 761 pukul 08:45 dari Taoyuan International Airport menuju Bandara Soekarno-Hatta

  • Tim Satuan Tugas Perlindungan TKI

Kepala KDEI-Taipei telah membentuk Tim Satuan Tugas Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Taiwan, dengan jumlah anggota 20 orang. Tujuan tim tersebut adalah untuk melindungi kepentingan TKI dalam mewujudkan terjaminnya pemenuhan hak-haknya sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan meningkatkan penanganan TKI secara lebih intensif, efektif, dan efisien sehingga dapat mengurangi permasalahan TKI.

  • Update KDEI Shelter House

KDEI Shelter House dimaksudkan sebagai tempat penampungan sementara WNI/TKI yang sedang bermasalah. Saat ini, terdapat sejumlah TKI pada masing-masing shelter, yaitu Shelter Taoyuan (16 TKI), Shelter Taichung (8 TKI), dan Shelter Zhongli (6 TKI)Surat Edaran Kepala KDEI.

  • Surat Edaran Kepala KDEI

Surat Edaran Kepala KDEI berisi sanksi kepada seluruh WNI di Taiwan baik yang memulai perkelahian maupun yang terlibat perkelahian akan dipulangkan ke Indonesia tanpa terkecuali.

 

Hasil Pemilu Legislatif Indonesia di Taiwan, 6 April 2014

Terdapat sejumlah capaian pelaksanaan pemilu legislatif Indonesia di Taiwan pada tanggal 6 April 2014 lalu, yaitu:

  • Pileg RI 2014 di Taiwan telah menyumbangkan suara sah terbanyak untuk Pileg di Luar Negeri dibandingkan 130 perwakilan lainnya yang memiliki PPLN, yakni sebesar 38.385 suara sah. Lebih dari 20 persen WNI di Taiwan telah berpartisipasi.
  • Bawaslu RI mengapresiasi penggunaan Software pada Pileg 2014 di Taiwan yang merupakan suatu terobosan baru dalam managemen DPT pada pemungutan suara di TPS.
  • Hasil Rekapitulasi Pileg 2014 di Taiwan telah berhasil disampaikan secara langsung dan tepat waktu kepada POKJA PPLN-Kemenlu RI pada 20 April 2014 dengan pengawalan dari PANWASLU LN Taipei.

 

Rencana Bulan Mei 2014

Dalam rangka meningkatkan kinerja KDEI di Taipei pada tahun 2014, sejumlah kegiatan yang  akan dilaksanakan pada bulan Mei 2014 adalah sebagai berikut:

  1. Pertemuan dengan industri ban “KENDA” & industri pipa, 8 Mei 2014
  2. Business Forum on Green Energy”, Jakarta, 12 Mei 2014
  3. Pertemuan dengan perusahaan bahan bakar olahan baja, 20 Mei 2014
  4. Cooking Class” oleh Rudi Choirudin, Taipei, 22 Mei 2014
  5. Layanan “KDEI mobile service” di YiLan, 25 Mei 2014
  6. Ina-Twn Joint Economic Conference, Taipei, 30 Mei 2014

KDEI Taipei
Mei 2014

back to top

TAUTAN LAIN

Kontak Kami

DMC Firewall is a Joomla Security extension!