Menu

Perwakilan KDEI Taipei menghadiri 1st Taiwan Indonesia Steel Dialogue di Jakarta. Featured

Perwakilan KDEI Taipei menghadiri 1st Taiwan Indonesia Steel Dialogue di Jakarta.

14-15 November 1st Taiwan Indonesia Steel Dialogue telah digelar di Jakarta. Pertemuan ini dihadiri oleh perwakilan dari pemerintah dan private sector dari Taiwan dan Indonesia. Steel Dialogue diadakan dengan maksud menjadi satu mutual platform antara Taiwan dan Indonesia khususnya dalam menjalin diskusi dan mencari jalan kluar untuk hambatan dalam industri besi baja kedua belah pihak.

Pertemuan ini dihadiri oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementerian Perindustrian, Bpk. Ngakan Timur ; Direktur Industri Logam Kementerian Perindustrian, Bpk. Doddy Rahadi ; Ketua Umum of Indonesia Iron and Steel Industry Association (IISIA), Bpk. Mas Wigrantoro Roes Setiyadi; Executive Director IISIA, Bpk. Hidajat Triseputro ; Wakil Kepala KDEI Taipei, Bpk. Siswadi ; Kepala bidang Industri, Bpk. Syahroni Ahmad dan beberapa perwakilan dari pemerintahan dan private sector lainnya (Krakatau Steel Tbk., PT. Moon Lion, etc) dengan total 26 orang perwakilan dari Indonesia.  

Delegasi dari pihak Taiwan dipimpin oleh Deputy Director General, Mr. GJ Lee; Chairman of Taiwan Steel & Iron Industries Association (TSIIA), Mr. Horng-Nan Lin; Secretary General of TSIIA, Mr. Alex Shen; Kepala Taiwan Economic and Trade Office Jakarta, Mr. John C. Chen dan beberapa perwakilan dari pemerintahan dan private sector lainnya (China Steel Corp., Chung Hung Steel, Yieh Hui Enterprise Co., Ltd., Yieh United Steel Corp., etc) dengan total 25 orang.

Pertemuan Steel Dialogue ini dimulai dengan penjelasan keadaan ekonomi dari pihak Taiwan dan Indonesia, dan juga beberapa kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah khususnya di bidang steel industry. Lalu dilanjutkan oleh penjelasan perkembangan dan potensi kerjasama industri besi baja dari kedua belah pihak private sector.

Direktur Industri Logam Kementerian Perindustrian, Bpk. Doddy Rahadi menyampaikan bahwa kebutuhan besi baja di Indonesia sangat tinggi karena Indonesia sedang dalam tahap mendorong pembangunan infrasturktur nasional, sedangkan Taiwan memiliki keunggulan dan pengalaman yang kuat dalam industri besi baja. Pihak Indonesia mengharapkan agar Taiwan juga dapat melakukan investasi yang lebih baja dalam sektor ini.

Deputy Director General, Mr. GJ Lee juga menyampaikan bahwa saat ini produksi besi baja dunia sedang mengalami over-production dan banyak negara mengambil langkah yang konservatif dalam sektor industri ini. Maka beliau juga mengharapkan Steel Dialogue ini dapat menjadi platform yang menguntungkan Taiwan dan juga Indonesia. 

Penyerahan cinderamata dari Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementerian Perindustrian, Bpk. Ngakan Timur kepada Deputy Director General Bureau of Foreign Trade (BOFT), Mr. GJ Lee

Penyerahan cinderamata dari Deputy Director General Bureau of Foreign Trade (BOFT), Mr. GJ Lee kepada Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementerian Perindustrian, Bpk. Ngakan Timur

 

 

Last modified onThursday, 23 November 2017 16:05
back to top

TAUTAN LAIN

Kontak Kami

6F, No. 550, Rui Guang Road, Neihu District, Taipei, 114, Taiwan, ROC
Phone : (02) 87526170
Fax : (02) 87523706

Email: ieto[at]ms8.hinet.net

Our website is protected by DMC Firewall!