Menu

Upacara Peringatan HUT RI Ke 73 di KDEI Taipei

Taipei, 17 Agustus 2018 – Kepala Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Robert James Bintaryo mengungkapkan  beberapa keistimewaan dari perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia atau HUT RI ke-73 tahun ini.  Karena pada bulan ini juga Indonesia mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah penyelenggaraan Asian Games, sebuah kegiatan olahraga besar yang diikuti oleh seluruh Negara di wilayah Asia. Tentunya hal ini membuat kita bangga sebagai bangsa Indonesia. Oleh karenanya mari bersama-sama kita dukung dan sukseskan serta mendoakan agar Indonesia dapat berjaya di Asian Games tersebut.

Tema kemerdekaan RI ke-73 ini adalah “Kerja Kita Prestasi Bangsa” dan sangatlah tepat jika melihat kondisi bangsa kita saat ini dimana Indonesia telah menjadi bangsa yang besar dan disegani bangsa-bangsa lain di dunia. Indonesia banyak dipuji untuk perkembangan dan pertumbuhan ekonominya serta capaian-capaian yang telah diraih dalam rangka mewujudkan good governance.

Dalam sambutannya, Kepala KDEI Taipei juga menyampaikan bahwa tahun ini merupakan tahun politik bagi Indonesia, dimana puncaknya nanti adalah Pemilihan Umum Presiden dan Legislatif yang juga akan dilaksanakan di Taiwan pada tanggal 14 April 2019. Untuk itu marilah kita semua mensukseskan Pemilu 2019 dengan turut berpartisipasi dan tetap menjaga situasi dan kondisi untuk tetap aman dan kondusif, hindari melakukan perbuatan dan hal-hal yang melanggar hukum dan aturan, pilihan boleh berbeda tapi persatuan dan kerukunan bangsa harus terus dijaga.

Pada kesempatan yang sama juga disampaikan kepada para Pejabat KDEI Taipei, agar dapat lebih giat lagi dalam membuka dan memperluas akses pasar produk Indonesia, mencari peluang dan menarik investasi di Indonesia, meningkatkan daya saing dan kerjasama industri, meningkatkan kunjungan wisatawan ke Indonesia dan meningkatkan kemampuan SDM dengan menjalin kerjasama dibidang pendidikan, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada para WNI di Taiwan.

Pesan juga disampaikan kepada para pelajar dan mahasiswa Indonesia, agar dapat mempertahankan dan meningkatkan berprestasinya serta tidak lupa untuk kembali ke tanah air setelah menyelesaikan masa pendidikannya dan kepada masyarakat Indonesia, agar dapat membantu mempromosikan produk dan keindahan alam Indonesia, sehingga dapat menumbuhkan minat untuk datang mengunjungi Indonesia.

Dihari Kemerdekaan ke-73 ini kita tumbuhkan rasa bangga menjadi bangsa Indonesia dan selalu tumbuhkan semangat juang dalam diri kita, karena sejatinya perjuangan belumlah usai. Kita harus terus berjuang, bersatu, bekerjasama dan kerja bersama mengubah cara pandang, pola pikir, sikap, perilaku dan cara kerja yang lama menjadi berorientasi pada kemajuan, sehingga Indonesia dapat terus tumbuh menjadi bangsa besar yang mampu berkompetisi di tingkat dunia.

Read more...

KDEI Taipei hadiri Temu Pendengar Radio Taiwan Indonesia

Taipei 12 Agustus 2018 -  Kepala KDEI Taipei, Robert James Bintaryo menghadiri dan memberikan sambutan pada acara Temu Pendengar Radio Taiwan International (RTI) siaran Indonesia di kantor RTI. Acara ini merupakan acara rutin tahunan yang sudah diselenggarakan sejak tahun 2006 untuk mempertemukan para pendengar RTI siaran Indonesia, acara ini juga diselenggarakan dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-73. Turut hadir dalam acara ini Wakil Kepala KDEI, Bapak Siswadi, Kepala Bidang Naker Ibu Sri Indah Wijayanti dan Kasubag Protkon KDEI Bapak Nugroho

Read more...

HUT RI Ke 73 Di Taipei Main Station Taiwan

Taipei 12 Agustus 2018 - Kepala KDEI Taipei, Robert James Bintaryo menghadiri dan memberikan sambutan pada acara INDEX dimana acara ini dalam rangka Peringatan HUT RI ke 73 di Taipei Main Station. Dalam acara ini juga dilaksanakan beberapa acara perlombaan yang biasa dilakukan di Indonesia dalam memperingati HUT RI dan Parade Budaya busana tradisional Indonesia oleh para Pekerja Migran Indonesia

Read more...

Taiwan Jajaki Kerja Sama Industri Perkapalan Hingga Makanan

Taiwan tengah menjajaki peluang kerja sama dengan Indonesia khususnya di sektor manufaktur guna memperkuat perekonomian kedua pihak. Sektor yang potensial untuk dikolaborasikan, antara lain industri perkapalan, pengolahan logam, ICT & Smart City dan teknologi bahan pangan.

Jika kita melihat dari neraca perdagangannya, Indonesia surplus terhadap Taiwan. Namun, masih ada kesempatan besar dalam meningkatkan neraca perdagangan kita dengan mengoptimalkan sumber daya industri sehingga dapat melengkapi satu sama lain.

Pada tahun 2017, total perdagangan kedua pihak mencapai USD 7,4 miliar dan Taiwan berada di peringkat ke-11 sebagai mitra impor maupun ekspor perdagangan global Indonesia. Sementara itu, jumlah investasi langsung Indonesia di Taiwan sebesar USD32,2 miliar. Sedangkan, penanaman modal langsung Taiwan di Indonesia sekitar USD397 juta menjadikan Taiwan sebagai investor urutan ke-14 terbesar Indonesia. 

Penyelenggaraan “Indonesia-Taiwan Industrial Collaboration Forum“ (ITICF)  pada 6 Agustus 2018, di Jakarta, memberikan berbagai inspirasi dan ide, termasuk bentuk investasi dalam upaya implementasi model bisnis digital untuk memajukan dan meningkatkan daya saing industri kedua pihak di era industri 4.0 saat ini.

Forum yang dihadiri 500 orang dengan mengundang pihak pemerintah dan pelaku industri dari Taiwan dan Indonesia itu membahas beberapa peluang kerja sama ekonomi bilateral ke depannya, seperti peningkatan kerjasama teknik melalui pertukaran tenaga ahli serta training; penjajakan promosi investasi serta kolaborasi industri, dan penjajakan kerjasama lainnya yang menjadi keandalan kedua pihak.

Dalam acara ITICF, ditandatangani 6 (enam) buah Memorandum of Understanding (MoU) yang terdiri dari 3 MoU di sektor swasta (antara Universitas Bina Nusantara/BINUS dengan Industrial Economics and Knowledge Center-IEK Taiwan di bidang kerjasama pelatihan dan inovasi industri; PT. Kingda Marine Technical Indonesia dan FunzSan Industry Co. LTD di bidang business and technical service of fishing machine and deck machine; PT Terang Parts Indonesia dan Jarvish Inc di bidang helm pintar).

Selanjutnya, 3 MoU dalam hal kerjasama pengembangan desain industri kreatif dan kemasan pada sektor IKM, kerjasama di bidang makanan dan minuman serta kerjasama industri sains dan teknologi logam) yang ditandatangani oleh Kepala KDEI dengan mitra dari Taiwan.

Dalam rangkaian acara ITICF tersebut juga diselenggarakan sesi one on one business matching yang dibagi dalam 4 (empat) subforum, yakni Subforum Ship Building, Subforum ICT and Smart City, Subforum Food and Bio Technology dan Subforum Metal. Dari hasil subforum tersebut, disepakati untuk melakukan dialog lebih teknis dan intensif yang diwujudkan pada pertemuan Food Dialogue dan Metal Dialogue yang akan datang.

Untuk mempromosikan investasi di kawasan Industri, Sebanyak 17 kawasan Industri turut terlibat dalam mempromosikan kawasannya. Kawasan industri tersebut antara lain adalah Kawasan Industri Jababeka, Kawasan Industri Karawang International Industrial City (KIIC), Kawasan Industri Modern Cikande, Kawasan Industri Jakarta Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) serta Kawasan Industri Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER).

Selanjutnya Kawasan Industri Wijayakusuma, Kawasan Industri MM2100, Kawasan Industri Suryacipta, Kawasan Industri CFLD, Kawasan Industri Artha Industrial, Kawasan Industri Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE), Kawasan Industri Kabil, Kawasan Industri Tanggamus, Kawasan Industri Kendal, Kawasan Industri Batamindo, Kawasan Industri Medan dan Kawasan Industri Sei Mangkei.

Para peserta ITICF juga diajak untuk kunjungan kawasan industri pada tanggal 7-8 Agustus 2018 guna lebih memberikan gambaran mengenai kapasitas industri Indonesia. Para pimpinan perusahaan dan lembaga Taiwan diagendakan untuk melakukan kunjungan Industri yang disesuaikan dengan Jenis Industrinya, Peserta di sub forum Food and Bio Tech, Metal dan Electronic diagendakan untuk melakukan kunjungan Industri di di kawasan industri Modern Cikande, yakni ke First Cable, Sokonindo, Nippon Indosari, Sorini Agro, Bumi Lestari dan Newland Steel dan mengunjungi pula beberapa industri di kawasan industi Jababeka seperti Bumi Cikarang, G-Shank, dan Liwayway. Untuk peserta anggota sub forum shipbuilding diagendakan mengunjungi PT Kampuh Welding Indonesia (Cikarang) dan PT Samudra Marine Indonesia di Cilegon. Untuk peserta ICT& Smart city diagendakan melakukan kunjungan ke Blue Bird Group, Institut Otomotif Indonesia (IOI), Federasi Teknologi Informasi Indonesia (FTII). Keseluruhan kunjungan tersebut ditujukan dalam rangka penjajakan peluang investasi dan kolaborasi di sektor Industri.

Read more...

Harmoni Indonesia 2018, Di KDEI Taipei

Minggu 5 Agustus 2018 - KDEI Taipei menyemarakkan 73 tahun Kemerdekaan RI dan Menyemangati  Sukses Asian Games 2018 serta untuk membangkitkan semangat Kebangsaan dan Persatuan dengan bernyanyi bersama lagu kebangsaan.

KDEI Taipei beserta undangan diantaranya perwakilan dari Diaspora, PPI Taiwan, Perpita, PCINU, PCIM, MTYT, KMKI, IOCA, serta APIT turut menghadiri acara Harmoni Indonesia 2018 di kantor KDEI Taipei lantai 6.

Seluruh peserta yang hadir menyanyikan lagu lagu kebangsaan diantaranya  : Indonesia Raya, Satu Nusa Satu Bangsa, Rayuan Pulau Kelapa,  Mars Pancasila dan  Bagimu Negeri

Read more...
Subscribe to this RSS feed

TAUTAN LAIN

Kontak Kami

6F, No. 550, Rui Guang Road, Neihu District, Taipei, 114, Taiwan, ROC
Phone : (02) 87526170
Fax : (02) 87523706

Email: ieto[at]ms8.hinet.net

DMC Firewall is developed by Dean Marshall Consultancy Ltd