Menu

Indonesia–Taiwan Teken MoU Peningkatan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia

Taipei – KDEI (14/12/18) – Guna meningkatkan kualitas penempatan dan pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Pemerintah Indonesia melalui Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei (KDEI) kembali melakukan penandatangan nota kesepahaman (MoU) dengan Kantor Dagang dan Ekonomi Taipei di Jakarta (TETO) mengenai perekrutan, penempatan, dan perlindungan Pekerja Migran Indonesia.

Penandatangan MoU dilakukan oleh Kepala KDEI, Didi Sumedi, dan Kepala TETO, John C. Chen, dan disaksikan langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan RI, M. Hanif Dhakiri,  dan Menteri Tenaga Kerja Taiwan, Hsu Ming Chun,  di Taipei, Taiwan pada Jumat (14/11/2018).

MoU ini bertujuan untuk memperkuat kerjasama dalam perekrutan, penempatan dan perlindungan PMI dan untuk memberikan kesempatan hubungan lebih lanjut yang saling menguntungkan. Selanjutnya dalam MoU ini, Para Pihak sepakat untuk mempromosikan kolaborasi bilateral dan pertukaran dalam hal pelatihan kejuruan, pengembangan keterampilan, bantuan kerja, start-up untuk wanita, pembangunan kapasitas bagi penyandang disabilitas melalui platform organisasi internasional atau mekanisme kemitraan regional.

Dalam MoU ini juga disebutkan bahwa selain sistem rekrutmen yang ada, Para Pihak sepakat untuk mempersingkat prosedur, menyederhanakan dokumen, untuk memberikan prioritas pada Program Re-Entry Hiring dan untuk memperluas jenis pekerjaan pada Program Direct Hiring ke depan, bila diizinkan oleh peraturan dari Para Pihak.

Kepala KDEI Taipei, Didi Sumedi dalam sambutannya menyampaikan bahwa Penandatanganan MoU ini merupakan momen yang monumental karena dengan adanya MoU ini kendala dalam menghandel isu ketenagakerjaan bisa tertangani dengan baik. Pihaknya juga mengapresiasi delegasi kedua belah pihak yang telah bekerja keras dalam mewujudkan penandatanganan MoU yang didahului dengan pembahasan Joint Working Group (JWG) serta Joint Task Force (JTF).

Menaker Hanif  mengatakan  bahwa penandatangan MoU ini penting dan bermanfaat bagi kedua belah pihak.

“Kami berharap semua materi kesepakatan dapat dijalankan dan bila ada masalah dapat diselesaikan dengan baik dalam forum JWG maupun JTF”, ujar Hanif dalam sambutannya.

Menteri Tenaga Kerja Taiwan, Hsu Ming Chun, berharap dengan adanya penandatangan MoU ini maka berbagai permasalahan PMI di Taiwan dapat terselesaikan, antara lain solusi bersama terhadap kaburan, pembiayaan rumah sakit, serta perlunya pelatihan Bahasa Mandarin bagi Calon PMI.

Selanjutnya nota kesepahaman ini wajib berlaku untuk jangka waktu 4 (empat) tahun sejak tanggal penandatanganan, dapat diperpanjang dengan kesepakatan bersama dari para pihak. Salah satu pihak dapat mengakhiri nota kesepahaman ini dalam masa berlakunya dengan memberikan pemberitahuan tertulis dan paling lambat 3 (tiga) bulan sebelum tanggal berakhirnya nota kesepahaman.

Untuk diketahui bahwa menurut SISKOTKLN BNP2TKI, penempatan PMI ke Taiwan saat ini menduduki posisi nomor dua terbesar setelah Malaysia. Sedangkan Menurut Data MOL, Update Oktober 2018, bahwa PMI yang bekerja di Taiwan saat ini sebanyak 265.959 orang, dan trendnya selalu meningkat dengan komposisi sektor formal sebanyak 26 %, dan informal sebanyak 74 %. PMI menjadi urutan nomor satu dari segi jumlah atau mendominasi sekitar 38 % dari komposisi TKA di Taiwan. Keberadaan PMI ini tentunya sangat berkontribusi dalam menggerakan roda perekonomian di Taiwan.

Read more...

Kontak KDEI

6F, No. 550, Rui Guang Road, Neihu District, Taipei, 114, Taiwan, ROC

Phone : (02) 87526170
Fax : (02) 87523706

(1) Bagian Investasi ext. 637
(2) Bagian Perdagangan ext. 640 
(3) Bagian Tenaga Kerja ext. 617, 620, 626, 670, 677, 678, 673
(4) Bagian Perindustrian ext. 630

(5) Pengurusan Passport ext. 241, 242, 244, 245, 246, 247, 249, 250 
(6) SPLP ext. 248
(7) Visa ext. 243 
(8) Direct Hiring ext. 272
(9) Pengesahan Dokumen ext. 261, 254, 265, 271, 272, 274

(10) Bagian Pariwisata ext. 660 - 
(11) Jalur Khusus : (02) 8752-3117

(12) Bagian Administrasi ext. 623, 628, 629, 638, 636, 639
(13) Perpustakaan ext. 653
Read more...

FOSPI Donggang Pintung Mendapatkan Penghargaan Tertinggi dari Menlu RI

Jakarta, (07/12/18) – Forum Silaturahmi Pelaut Indonesia (FOSPI) Donggang Pintung mendapatkan  Penganugerahan Hassan Wirajuda Perlindungan WNI Award (HWPA) tahun 2018 yang digelar oleh Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta, Jum’at malam (07/12/18).

Diwakili oleh Achmad Mudzakir selaku Ketua FOSPI Donggang Pintung tercatat sebagai salah satu dari 19 nama yang berhasil mendapatkan Penghargaan Hassan Wirajuda untuk Perlindungan WNI, Kategori Mitra Kerja Perwakilan RI: Masyarakat Madani di Luar Negeri. Turut disaksikan oleh Kepala KDEI Taipei, Didi Sumedi dan didampingi oleh Kabid Perlindungan WNI dan Pensosbud, Fajar Nuradi.

Dilansir dari website Kemlu RI bahwa penghargaan ini merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan oleh Menteri Luar Negeri RI kepada berbagai pihak, individu maupun lembaga, yang dipandang telah berperan besar dalam upaya perlindungan WNI di luar negeri. Pemberian penghargaan HWPA bertujuan untuk memberikan motivasi dan penghargaan kepada para pegiat perlindungan dan pemangku kepentingan terkait atas peranan, pengabdian serta kerja keras yang telah dilakukan dalam memberikan perlindungan kepada WNI di luar negeri.

"Selamat kepada Pengurus dan anggota FOSPI. Kami yakin penghargaan pemerintah Indonesia atas kontribusi masyarakat bagi perlindungan WNI ini akan menjadi pemacu semangat bagi FOSPI dan seluruh WNI di Taiwan untuk menjaga kerukunan dan meningkatkan kerja kemanusiaannya bagi sesama WNI lainnya", ujar Kepala KDEI Taipei.

Para penerima penghargaan tersebut memiliki keterlibatan langsung dalam berbagai macam isu perlindungan WNI di luar negeri seperti perlindungan terhadap pekerja migran Indonesia, Anak Buah Kapal Indonesia, serta berperan aktif dalam memberikan layanan, bantuan dan mendorong kesadaran publik sehingga dapat meminimalisir terjadinya permasalahan WNI pada saat berada di luar negeri.

“Sungguh bahagia banget, terima kasih atas semangat doa, dukungannya buat FOSPI”, terangnya dalam pesan singkat ketika dikonfirmasi.

FOSPI Donggang Pintung sebagai salah satu wadah atau perkumpulan para ABK Nelayan dari berbagai daerah di Indonesia yang bermarkas di Pintung, Donggang, sebagai salah satu kantong PMI di daerah Selatan Taiwan.

Posko FOSPI Donggang Pintung merupakan salah satu titik atau Pos Pelayanan Informasi dan Pengaduan PMI yang dibina oleh KDEI Taipei. Posko tersebut menjadi tempat bagi ABK Nelayan yang membutuhkan informasi dan program seputar ketenagakerjaan, perlindungan WNI, keimigrasian, kewarganegaraan maupun sebagai wadah bagi PMI dalam konsultasi maupun menyampaikan pengaduannya.

Selain itu di bawah wadah FOSPI juga berhasil mendirikan masjid An Nur, Donggang yang diresmikan pada 18 Februari 2018 lalu. Masjid tersebut sebagai center of learning bagi para ABK Nelayan. Di masjid  inilah para ABK Nelayan melakukan sholat berjamaah, pengajuan, tahlilan, yasinan, belajar mengaji dan menulis bahasa Arab, serta kegiatan bermanfaat lainnya.

KDEI Taipei selaku perwakilan Indonesia di Taiwan kerap melakukan sosialisasi terhadap ABK Nelayan yang tergabung dalam wadah FOSPI.

“Alhamdulillaah....FOSPI mendapat penghargaan dari Kemlu di Jakarta malam ini, diterima oleh Bapak Ketua Fospi Donggang Pingtung, Achmad Mudzakir. Berkat kerja serta do'a kita semua, dan ridho Allah SWT. Semoga kita tetap rendah hati, dan tegakkan persatuan dan kesatuan di negeri Formosa”, tulis dalam media sosial yang dikelola  Fospi Donggang Pingtung.

Read more...

Kementerian Pariwisata Berpartisipasi Pada Taipei International Travel Fair (ITF)

Taipei (23-26/11/2018) Penyelenggaraan ITF diinisiasi oleh Taiwan Visitors Association yang dilakukan setiap tahun bulan November diikuti oleh peserta industri pariwisata dari kawasan Asia Pasifik, Eropa, Amerika, Afrika, Australia, dan semua stakeholder, wholesaler dari Taiwan.

Indonesia menempati lahan seluas 36 sqm diikuti oleh 4 industri Pariwisata dari Bali, Sumatera dan Jawa. Rangkaian acara selama pameran adalah pertemuan dengan wholesalers, Tour Operator/Travel Agent, interview Media cetak dan elektronik, penyajian kopi Indonesia, pelayanan Spa dari Mustika Ratu, interaktif kuis dengan pemberian hadiah dan tampilan cultural performance.

Selama kegiatan berlangsung, Kepala KDEI Bapak Didi Sumedi meninjau pavilion Indonesia dan bertemu beberapa industri pariwisata yang menjual paket pariwisata Indonesia.

Beberapa langkah langkah yang dikerjasamakan antara lain:

  1. Program incentive Pemasaran dan Awareness Campaign Wonderful Indonesia dengan Chairman Taiwan Tourism Interchange Association (whole sales terbesar di Taiwan), Ms. Janice, Seh-Jen, Lai;
  2. Kerjasama bidang MICE (Meeting, Incentive, Conference, and Exhibition) President & CEO Taiwan External Trade Development Council (TAITRA), Mr. Walter Yeh, CEM;
  3. Kunjungan ke China Airlines untuk membahas kerjasama lead sector capacity seat dan incentive program (jalur penerbangan dan charter flight) dengan General Manager Marketing, Mr. Claire);
  4. Pertemuan dengan stakeholders, Wholes Sales, Tour Agent/Tour Operator Taiwan membahas incentive group dari sektor Golf Course, Diving, Honymooners, Silver Market (kalangan Lansia).
  5. Pertemuan dengan Director General Taiwan Tourism Bureau, Mr. Joe Y. Chou, Ph. D membahas kunjungan wisatawan baik dari segi inbound maupun outbound;
  6. Wawancara bersama International Community Radio Taipei (ICRT).

181123_印尼旅遊局ITF媒體聯訪-媒體露出報告

Read more...

Pererat Kerja Sama Ekonomi, KDEI Taipei dan TETO tandatangani MoU Kerja Sama Ekonomi Komprehensif

Taipei - 19 Nopember 2018. Kepala KDEI Taipei dan Kepala TETO menandatangani MoU Comprehensive Economic Cooperation yanh disaksikan oleh Deputi Infrastruktur Kementerian Koordinator Perekonomian RI dan Menteri Ekonomi Taiwan.

MoU ini akan menjadi dasar beberapa kerjasama penting di bidang perekonomian di kemudian hari.

Kedua belah pihak akan membangun sebuah platform komunikasi terstruktur yang berdasarkan pada win-win solution, bersama-sama mendorong kerjasama dalam beberapa sektor seperti infrastruktur dan SEZ, perdagangan, pengembangan industri, investasi, pertanian, capacity building, dsb. Lebih lanjut, empat working group akan dibentuk yang fokus pada beberapa topik tertentu.

Read more...

Perwakilan Indonesia Meraih Penghargaan Pada 2018 Taichung World Flora Exposition

Taichung World Flora Exposition telah dibuka pada hari Sabtu, 3 November 2018 dan berlangsung di Houli Horse Ranch & Forest Park Area di distrik Houli Taichung, Yongfeng Park Area di distrik Waipu, dan Huludun Park Area di distrik Fengyuan, masing-masing menempati area 30.04, 14.32 dan 16.52 hektar

Acara ini akan memamerkan keindahan dan keragaman botani dari industri pertanian Taiwan . Tujuan dari acara ini adalah meremajakan sumber daya alam lokal, hortikultura, lanskap taman dan berbagai industri lainnya, menghasilkan gaya hidup kosmopolitan yang segar dan mempromosikan infrastruktur perkotaan yang menguntungkan dan peluang untuk pertukaran budaya internasional. Dengan memadukan tema GNP (Hijau, Alam, dan Rakyat), tiga taman yang disebutkan di atas memperlihatkan pembangunan yang ramah lingkungan, pertanian intensif, dan perbaikan lingkungan.

Yayasan KONSERVASI JANUR INDONESIA (ig : @YK JANURI) mewakili Indonesia pada acara 2018 Taichung World Flora Exposition di Blossom Pavilion booth no 1, meraih 3 penghargaan untuk kategori : Excellent Award untuk General Arrangement
Bronze untuk Plant Arrangement ; Silver for Flower Arrangement

Read more...

Scan-D Corporation menerima Primaduta Awards 2018

Pada hari pertama pelaksanaan Trade Expo Indonesia 2018, Kepala KDEI Taipei mewakili Scan-D Corporation menerima penghargaan Primaduta Awards sebagai importir yang secara konsisten melakukan impor terhadap produk Indonesia.

Importasi furniture kayu jati oleh Scan-D Corporation dari Indonesia dimulai sejak 30 tahun yang lalu. Untuk mendapatkan produk yang bagus perusahaan ini melakukan kunjungan ke pelosok Pulau Jawa seperti Jepara, Solo, Kulonprogo, Kutoarjo, Semarang, Yogyakarta dan Surabaya. Dengan kondisi transportasi dan tempat penginapan yang kurang memadai, pemilik perusahaan, Mr. Lim Pok Chin, mampu menyatu dengan masayarakat dan supplier furniture kayu jati di daerah tersebut.

Untuk meningkatkan kualitas produk, pemilik perusahaan Mr. Lim Pok Chin tidak segan-segan untuk memberikan saran dan masukan kepada supplier mengenai design. Dengan saran dan masukannya, furniture kayu jati dari Indonesia sangat popular di Taiwan yang memiliki konsep Scandinavian, Simply dan Contemporary.

Scan-D Corp juga menyampaikan kebanggaannya bekerja bersama-sama Bapak Joko Widodo yang waktu itu sebagai Ketua Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) Komda Solo untuk meningkatkan impor furnitur ke Taiwan dan negara-negara lain.

Dari sekitar 150 gerai Scanteak (Brand dari Scan-D Corp.) di dunia, 100 diantaranya berada di Taiwan. Hal ini menunjukkan bahwa Taiwan merupakan pasar yang penting bagi Indonesia dan Scan-D.

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Kontak Kami

6F, No. 550, Rui Guang Road, Neihu District, Taipei, 114, Taiwan, ROC
Phone : (02) 87526170
Fax : (02) 87523706

Email: ieto[at]ms8.hinet.net

TAUTAN LAIN

Our website is protected by DMC Firewall!