Menu

Simposium Perhimpunan Pelajar Indonesia untuk Wilayah Asia-Oseania di Taipei

Taipei, 23-24 Maret 2017. Kepala KDEI-Taipei, Bapak Robert James Bintaryo, bersama dengan Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia dan Perwakilan National Chengchi University membuka simposium Perhimpunan Pelajar Indonesia untuk wilayah Asia-Oseania di Taipei, yang diselenggarakan di National Chengchi University, Taipei.

Simposium regional selama 2 hari tersebut, yang merupakan gelaran konferensi pelajar pertama dilakukan di Taiwan dan diikuti oleh ± 250 orang, dihadiri oleh sejumlah pembicara dari pihak Indonesia dan Taiwan, antara lain Prof. Makarim Wibisono, TB Iman Ariyadi (Walikota Cilegon), Ferdiansyah (Komisi X DPR-RI), Arief Suditomo (Anggota Komisi VIII DPR-RI), Julian Aldrin Pasha (Universitas Indonesia), Paramitaningrum (Universitas Bina Nusantara), Mr. Bruce Chih-yu Chien (Office of Trade Negotiation, Taiwan). 

“Aktivitas hubungan Indonesia-Taiwan ke depan akan semakin dinamis, tidak hanya terfokus pada perdagangan dan ekonomi semata, namun juga akan meliputi pendidikan, pariwisata, dan kebudayaan. Hal ini sebagai respon atas kebijakan baru Taiwan yang mengarah ke sejumlah negara di kawasan selatan. Tentunya ini harus menjadi momentum peningkatan hubungan Indonesia-Taiwan dan dapat diimplementasikan secara nyata,” ujar Robert dengan antusias.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan symposium pada hari ke-1, yang mengusung tema “Transformation of Indonesia-Taiwan Relations Under New Southbound Policy: Restrospect and Prospect for Future Cooperation”, juga diselenggarakan Gala Dinner yang diberi tajuk “PPI Night” di aula KDEI-Taipei. Pada kesempatan tersebut, selain dihadiri oleh para pembicara dan peserta simposium, juga dihadiri oleh perwakilan Kementerian Luar Negeri Taiwan, Kementerian Pendidikan Taiwan, Biro Pariwisata Taiwan, dan Badan Imigrasi Taiwan.

Sementara, pada pelaksanaan hari ke-2, simposium  Perhimpunan Pelajar Indonesia diselenggarakan dengan mengusung tema “Enhancing ‘Mental Revolution’ in Indonesia’s Education Sector: Challenges in the 21st Century”. /by

 

Read more...

KDEI-Taipei Hadiri Kemeriahan "Indonesian Festival 2017" di NPUST Pingtung

Pingtung, 14 Maret 2017. Wakil Kepala KDEI-Taipei, Bapak Siswadi, bersama dengan Kepala Subbagian Protokol dan Konsuler menghadiri acara bertajuk "Indonesian Festival 2017" di National Pingtung University of Science and Technology (NPUST) di Pingtung, dengan bertemakan "Unity in Diversity", yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia di Taiwan dan Perhimpunan Pelajar Indonesia di NPUST.

Acara kebudayaan, yang mendapat dukungan penuh dari National Pingtung University of Science and Technology dan KDEI-Taipei, menggelar dengan menggabungkan budaya, permainan tradisional, fesyen, kuliner dan musik, mendapat sambutan meriah dari pengunjung yang datang.

Kegiatan tahunan kebudayaan Indonesia tersebut juga dihadiri oleh sekitar 150 orang, terdiri atas kalangan mahasiswa Indonesia, mahasiswa asing, para pengajar, dan keluarga.

Dalam sambutannya, Wakil Kepala KDEI-Taipei kembali menekankan pentingnya warga negara Indonesia dimanapun untuk tetap menjaga dan menguatkan karakternya dalam menjunjung tinggi Kebhinekaan dan Ke-Indonesia-an, serta turut aktif memberikan informasi keanekaragaman budaya dan wisata di Indonesia, sekaligus juga menerangkan mengenai "10 New Bali" destinasi wisata. /by

Read more...

65 BMI Taiwan Dikukuhkan Menjadi Mahasiswa Jalani Orientasi Mahasiswa Baru Universitas Terbuka

Minggu, 12 Februari 2017, bertempat di Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei, 65 Buruh Migran Indonesia (BMI) di Taiwan menjalani Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB). Mahasiswa baru tersebut mengambil jurusan Managemen (26 orang), Ilmu Komunikasi (15 orang) dan Bahasa Inggris (24 orang).

 

Acara OSMB periode I tahun 2017 ini dihadiri Kepala KDEI Taipei, Robert James Bintaryo, Kepala Bidang Pariwisata dan Perhubungan KDEI, Agung Sepande, Kepala Bidang Ketenagakerjaan KDEI, Devriel Sogia, Wakil Ketua PPI Taiwan, Zaenal Arifin, ketua beberapa organisasi pelajar Indonesia di Taiwan, serta dipantau melalui skype oleh Kepala Unit Program Belajar Jarak Jauh Layanan-Luar Negeri (UPBJJ-LLN) Universitas Terbuka (UT), Maximus Gorky Sembiring.

 

Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Dilanjutkan penjelasan mengenai Badan Pelaksana (Bapel) UT Taiwan, sambutan-sambutan dan pemaparan tentang administrasi, akademik dan keuangan (pembayaran baiaya kuliah) di UT Taiwan. Sambutan pertama oleh Kepala KDEI Taipei, Robert James Bintaryo. Beliau menyatakan bangga dengan para BMI yang memiliki semangat untuk belajar sambil bekerja. Diharapkan, melalui pendidikan, para BMI bisa meningkatkan harkat dan martabat bangsa Indonesia. Kedepan KDEI akan selalu melayani dan mendukung setiap aktifitas yang dilakukan oleh UT Taiwan maupun mahasiswa, selain itu para mahasiswa baru diminta untuk tetap semangat dalam menempuh pendidikan dan bisa menjaga persatuan dan NKRI. 

 

“Saya terharu dengan semangat juang Saudara sekalian. Selain memikirkan mencari uang di negeri orang untuk keluarga, Saudara memiliki tekad kuat untuk belajar. Saudara sekalian adalah sosok-sosok pahlawan,” ungkap Robert.

 

Sementara itu, Kepala UPBJJ UT-LLN menyampaikan sambutan melalui skype. Dalam sambutannya, Gorky mengapresiasi minat belajar yang tinggi dari para BMI Taiwan, serta dukungan dari Badan Pelaksana dan KDEI dalam memfasilitasi perkuliahan bagi BMI di Taiwan ini. “Manfaatkan sebaik-baiknya kesempatan ini, dan dukungan penuh KDEI Taipei ini untuk belajar dengan sebaik mungkin. Contohlah Kakak-kakak kelas Saudara yang sudah berhasil lulus dari UT Taiwan,” papar Gorky.

 

Gorky menambahkan, selain kenaikan jumlah mahasiswa baru di UT Taiwan setiap semester, UT Taiwan adalah UT di luar negeri yang memiliki lulusan paling banyak dibandingkan UT luar negeri yang lain. Semester lalu, jumlah mahasiswa UT adalah 40 mahasiswa, dan semester ini meningkat 65 mahasiswa baru. Gorky berharap, nantinya Badan Pelaksana bisa memperluas wilayah pelayanannya di beberapa kota lain di Taiwan. Untuk saat ini, pengurus wilayah UT Taiwan ada di tiga wilayah, yakni Taipei, Chungli, dan Tainan. Sementara lokasi ujiannya ada di dua tempat, yaitu Taipei dan Tainan.

Selain penyambutan kepada para mahasiswa baru, acara OSMB juga menjadi sarana pengenalan sistem belajar di UT. Pada kesempatan tersebut, mahasiswa diberikan penjelasan mengenai urusan akademik, administrasi serta keuangan UT Taiwan. Pembelajaran di UT-Taiwan, selain menuntut kemandirian mahasiswa, juga dibantu oleh tutor yang berasal dari kalangan mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan master maupun doktoral di Taiwan. 

Read more...
Subscribe to this RSS feed

TAUTAN LAIN

Kontak Kami

Our website is protected by DMC Firewall!