Menu

Pariwisata (82)

Partisipasi KDEI pada Indonesia Food Promotion

Dalam rangka memperkenalkan dan mempromosikan kuliner Indonesia di Taiwan, Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei, hadir dan berpartisipasi pada promosi makanan Indonesia yang dilaksanakan oleh Grand Hyatt Hotel Taipei, Taiwan. Promosi makanan dengan tema “South Sea Summer Cuisine Festival, The Wonderful of Indonesia”  berlangsung pada tanggal 15 sampai dengan 31 Agustus 2016 (17 hari), dengan menyajikan  17 macam makanan Indonesia yang dimasak oleh Chef professional yang didatangkan dari Indonesia. Makanan yang disajikan antara lain soto lamongan, ketupat magelang, rendang, ayam bakar, pepes ikan, mie jawa, asinan bogor, sate ayam, mie goreng, bubur sumsum dan kacang ijo.

Promosi makanan tersebut dibuka dengan menampilkan tari Cendrawasih (Bali), dilanjutkan dengan sambutan General Manager Grand Hyatt Taipei (Sammy Carolus) dan sambutan Kepala KDEI di Taipei (Robert J. Bintaryo). Dalam sambutan pembukaannya, Kepala KDEI yang didampingi beberapa Kepala Bidang dan Lokal Staf menyampaikan ucapan terima kasih kepada  General Manager Grand Hyatt dan jajarannya karena telah membantu mempromosikan dan mengenalkan makanan Indonesia di Taiwan, dan disampaikan pula bahwa kegiatan promosi ini bertepatan juga dengan moment perayaan hari Kemerdekaan RI ke 71 pada tanggal 17 Agustus 2016. 

Guna menyebarluaskan makanan Indonesia kepada masyarakat Taiwan, pihak hotel mengundang 24 Media untuk meliput sekaligus juga menikmati makan siang  dengan menu makanan Indonesia yang disajikan. 

Selama berlangsungnya promosi, KDEI akan berpartisipasi dengan menampilkan beberapa tarian Indonesia serta direncanakan para Home Staf akan mengundang mitra kerja masing-masing untuk makan siang dan menikmati makanan Indonesia yang dipromosikan. 

Read more...

Promosi Pariwisata dan Budaya Indonesia di Taiwan

Dalam upaya pencapaian target 250 ribu kunjungan wisatawan Taiwan ke Indonesia di Tahun 2016, KDEI di Taipei melaksanakan promosi pariwisata dan budaya pada acara yang diselenggarakan oleh Lion Club International Taiwan. Event yang digelar pada tanggal 2 Agustus 2016 dihadiri lebih dari 100 orang antara lain Kepala KDEI (Robert James Bintaryo) beserta Ibu didampingi Kepala Bidang Pariwisata dan Perhubungan, Kepala Perwakilan Negara Mexico, President Lion Club (Sherry Wang), beserta para pengurus dan Anggota Lion Club International Taiwan lainnya.

Partisipasi KDEI pada acara tersebut melibatkan para mahasiswa Indonesia dengan menampilkan tarian dari Jawa Barat (Bajidor Kahot) dan Bali (Puspanjali), dilanjutkan interaktif Angklung dengan menampilkan lagu Mandarin (Yue Liang Dai Biao Wo De Xin) diikuti oleh semua peserta yang hadir. 

Read more...

Partisipasi Indonesia pada Diving Resort Travel (DRT) di Taipei, Taiwan

Dalam upaya promosi Indonesia serta pencapaian target 12 juta kunjungan wisatawan di tahun 2016 dan target 275.000 wisatawan  Taiwan berkunjung ke Indonesia, Kementerian Pariwisata bekerjasama dengan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei berpartisipasi pada kegiatan Diving Resort Travel (DRT) yang dilaksanakan di Taipei Expo Park, Taipei, Taiwan.

Kegiatan ini adalah merupakan ajang pertemuan terbesar bagi penggemar diving, konservasionis laut dan dunia bawah laut. Acara tersebut dibuka dengan pertunjukan tarian Bali dan kata sambutan dari CEO DRT Mr. Jason Cheng dan Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Pasifik Kementerian Pariwisata  Bapak Vincent Jemadu, serta hadir pula Bapak Arief  Fadillah didampingi Kepala Bidang Pariwisata dan Perhubungan KDEI di Taipei. Kegiatan ini diikuti oleh 8 negara, yaitu, Indonesia, Filipina, China, Fiji, Maldives, Thailand, Jepang, dan Taiwan sebagai tuan rumah.

DRT Taiwan merupakan pameran yang bersifat Bussiness to Consumer di mana lebih fokus pada wisata minat khusus bahari. Ada sekitar 150 peserta dengan target pengunjung sekitar 150.000 pengunjung per hari. Pada DRT kali ini Indonesia mengajak para pelaku industri pariwisata khususnya industri diving Indonesia dan tim penari dari Bali, booth Indonesia pun menempati lahan seluas 54 sqm dengan tema Kapal Pinisi dan dengan banner-banner yang memperlihatkan keindahan alam laut indonesia, antara lain adalah Pulau Weh dan Raja Ampat. Selama pameran berlangsung diadakan seminar, lomba foto, pertunjukkan kesenian dan juga berbagai properti wisata bahari.

Selain promosi di booth dan pementasan tari, Logo Wonderful Indonesia terlihat di mana-mana, seperti pada Kartu ID pengunjung, petugas booth, keamanan, pembawa acara, tamu undangan, serta di Goody Bag pengunjung. Bahkan yang lebih membanggakan lagi adalah pada acara tersebut Indonesia terpilih menjadi The Most Beautiful Diving Destination 2016, sehingga diberikan sebuah plakat penghargaan dari panitia DRT Show Taiwan.

Read more...

KDEI Taipei Fasilitasi Umat Hindu Pada Perayaan Hari Saraswati

Umat Hindu di Taiwan yang tergabung dalam PRAMHITA (Persatuan Migram Hindu Indonesia di Taiwan) kembali melaksanakan persembahyangan bersama dalam rangka Perayaan Hari Saraswati. Persembahyangan ini dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 19 Juni 2016 di Taichung, diikuti oleh lebih dari 70 umat sedharma dari berbagai kota di Taiwan, serta dihadiri pula oleh Bapak Arief Fadillah selaku Pembina PRAMHITA.

Persembahyangan pada Hari Saraswati dimaknai sebagai wujud  bhakti Umat Hindu kepada Tuhan karena telah melimpahkan ilmu pengetahuan kepada Umatnya guna kemakmuran, kemajuan, perdamaian, dan meningkatkan keberadaban (memberantas kebodohan)  umat manusia.

Sebelum persembahyangan dimulai, Bapak Arief Fadillah memberikan ucapan selamat merayakan Hari Saraswati, sekaligus menyampaikan arahan kepada umat sedharma yang ada di Taiwan baik sebagai tenaga kerja, mahasiswa maupun profesi lainnya agar terus meningkatkan kegiatan sosial keagamaan (pembinaan rohani ), membekali diri dengan ilmu pengetahuan melalui peningkatan kualitas pendidikan (Universitas Terbuka Taiwan/UT Taiwan, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat/PKBM Kejar Paket A, Paket B, dan Paket C), serta   dalam menjalani kehidupan di Taiwan selalu menjaga sikap, tingkah laku dan perbuatan Dharma sesuai ajaran Hindu.

Selesai pengarahan, rangkaian acara dilanjutkan dengan pembacaan sloka, persembahyangan bersama, Dharma Wacana dengan tema “ Makna Perayaan Hari Saraswati”, doa penutup, ramah tamah dan makan siang bersama.

Read more...

Kapal Majapahit Berlabuh di Taiwan

Pada tanggal 6 Juni 2016, di Kaohsiung, telah berlabuh kapal Majapahit. Tentu kapal tersebut bukanlah kapal sesungguhnya, namun kapal tersebut adalah replika kapal yang digunakan oleh Kerajaan Majapahit pada abad ke-13 lampau. Dirancang sedemikian rupa sehingga menyerupai bentuk fisik kapal Majapahit dan dilengkapi dengan bentangan layar dan bercadik, kapal yang beranggotakan 8 (delapan) kru dan di-nahkodai oleh pria berusia 70 tahun berlabuh di Pelabuhan Kaohsiung pukul 10.00.

Sebagai bagian dari misi untuk mengangkat dan melestarikan nilai-nilai sejarah dan budaya maritim, Kementerian Koordinator Maritim dan Sumberdaya RI bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata RI, Japan Admiration Community dan Takushoku University mengemban misi budaya melalui ekspedisi “Spirit of Majapahit 2016”. Kegiatan ini meliputi (i) napak tilas pelayaran Majapahit ke Jepang pada awal bulan Mei-Juli 2016 dengan rute Jakarta-Pontianak-Brunei Darussalam-Manila-Taiwan-Jepang, (ii) menjadikan kapal layar Spirit of Majapahit sebagai simbol dari semangat maritim Majapahit dan menjadi monumen di Jepang.

Dalam menyambut kedatangan kapal layar Spirit of Majapahit, KDEI-Taipei dan Kemenko Maritim dan Sumber Daya RI bekerja sama dengan Pemerintah Kota Kaohsiung, Southern Maritime Affairs Center, MoTC, Otoritas Pelabuhan Kaohsiung, Imigrasi Kota Kaohsiung, dan Kaohsiung Marine Sailing School menggelar upacara penyambutan yang diisi dengan sambutan tarian tradisional Bali “Puspanjali” dan pengalungan karangan bunga kepada kapten, kepala kamar mesin, dan kru termuda Spirit of Majapahit, serta penyerahan miniatur kapal Spirit of Majapahit kepada Pemerintah Kota Kaohsiung.

Puji syukur kapal layar Spirit of Majapahit beserta seluruh kru telah tiba di Kaohsiung dengan selamat. Sebagaimana diketahui bahwa jalur lautan di sekitar Filipina dan Taiwan sangat berat dan menantang, namun semangat dan ketulusan yang ditunjukkan oleh para kru kapal layar ini sangat luar biasa. Hal ini juga merefleksikan besarnya semangat dan pengaruh Majapahit dalam jalur pelayaran di Timur Asia hingga Tenggara Asia,” tutur Agung Sepande dalam sambutannya, yang hadir mewakili Kepala KDEI-Taipei.

Selanjutnya, kapal layar Spirit of Majapahit akan meninggalkan Taiwan pada tanggal 8 Juni 2016 untuk melanjutkan perjalanannya ke Okinawa (Jepang), dan akan terhenti di Tokyo (Jepang). Kapal layar Spirit of Majapahit akan diabadikan sebagai sebuah monument di Jepang, sekaligus sebagai pengingat kejayaan Kerajaan Majapahit pada masa lampau.

“Pemerintah Taiwan, terutama Pemerintah Kota Kaohsiung, akan sangat bersedia untuk dijadikan tempat berlabuh terakhir kapal layar Spirit of Majapahit lainnya, jika Pemerintah Indonesia memiliki program serupa di masa mendatang. Bahkan bila perlu, kapal layar bisa dibangun di Taiwan,” ujar Mr. Lin, Deputy Secretary General Pemerintah Kota Kaohsiung dengan semangat.

 

Read more...

Partisipasi Indonesia pada Kaohsiung International Travel Fair 2016

Dalam upaya promosi Indonesia serta pencapaian target 12 juta kunjungan wisatawan di tahun 2016 dan target 275.000 wisatawan  Taiwan berkunjung ke Indonesia, Kementerian Pariwisata bekerjasama dengan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei berpartisipasi pada kegiatan “Kaohsiung International Travel Fair 2016 (KTF 2016).

KTF 2016 yang dilaksanakan pada tanggal 13 – 16 Mei 2016 dibuka oleh Walikota Kaohsiung (Ms. Chen Chu) dan dihadiri oleh beberapa negara perwakilan adalah merupakan pameran yang bersifat Business to Consumer (B to C) dalam ajang promosi wisata yang diikuti lebih dari 60 Negara dari berbagai kawasan dengan mengambil tempat di Kaohsiung Exhibition Centre.  

Kali ini Indonesia menampilkan booth yang bernuansa kapal phinisi, dan selama 4 hari booth Indonesia melakukan kegiatan pameran (consumer show/business to business), Media on Briefing, dan cultural performance baik di panggung utama maupun di booth menampilkan beberapa tarian daerah. Selesai membuka pameran, Walikota Kaohsiung meninjau beberapa booth termasuk melihat Booth Indonesia sambil berfoto bersama para penari.   

Read more...

Sales Mission Pariwisata Indonesia 2016 di Taipei dan Taichung

Dalam upaya promosi Indonesia dan pencapaian target 275.000 orang wisatawan Taiwan berkunjung ke Indonesia, Kementerian Pariwisata bekerjasama dengan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei mengadakan kegiatan Sales Mission di dua kota berturut-turut yaitu Taipei pada tanggal 11 April 2016 dan di Kota Taichung tanggal 12 April 2016. Tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah mempertemukan secara langsung pelaku industri pariwisata Indonesia dan Taiwan melalui Tabletop dimana para pelaku industri pariwisata Indonesia mendatangi masing-masing meja untuk mempromosikan paket-paket wisata dan akomodasi yang dimilikinya.

Acara Sales Mission dibuka dengan tari Sekar Jagat (Bali), Lenggang Nyai (Betawi), Bolelebo (NTT) dan alunan lagu-lagu mandarin dari Sasando (alat musik tradisional NTT),  dilanjutkan dengan sambutan Kepala KDEI di Taipei (Arief Fadillah) dan paparan dari Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Pasifik Kemenpar (Vinsensius Jemadu). Kegiatan Sales Mission di kedua kota tersebut dihadiri lebih dari 165 orang terdiri dari 20 pelaku industri pariwisata (perhotelan) di Bali, 125 orang dari travel agen serta lebih dari 20 awak media di Taiwan.

Dalam sambutannya Bapak Arief Fadillah menyampaikan bahwa KDEI telah banyak melakukan promosi pariwisata dan budaya Indonesia di Taiwan dan kedepan bersama-sama dengan Kementerian Pariwisata akan terus mendorong kegiatan-kegiatan promosi tidak saja Sales Mission, juga kegiatan lainnya seperti direct promotion, travel fair, cultural performances, fashion dan culinary.

Dalam paparan yang disampaikan oleh Bapak Vinsensius Jemadu, peserta diajak untuk mengetahui  kebijakan dan potensi kepariwisataan di Indonesia, dan salah satunya adalah penetapan 10 destinasi utama Indonesia yaitu Danao Toba (Sumatera Utara), Tanjung Kelayang (Bangka Belitung), Tanjung Lesung (Banten) Pulau Seribu (DKI Jakarta), Borobudur (Jawa Tengah), Gunung Bromo (Jawa Timur), Mandalika (Nusa Tenggara Barat), Labuhan Bajo ( Nusa Tenggara Timur), Wakatobi (Sulawesi Selatan), dan Pulau Morotai (Maluku Utara).

Dengan mensinergikan kegiatan promosi yang dilaksanakan oleh Kementerian Pariwisata dan KDEI seperti ini diharapkan  target  275.000 wisatawan Taiwan ke Indonesia di akhir tahun 2016 akan tercapai, mengingat Indonesia merupakan salah satu tujuan wisata bagi wisatawan Taiwan.

 

Read more...

Sales Mission 2016 : Denting Sasando Pukau Pelaku Industri Pariwisata Taiwan

Kerja sama antara Kementerian Pariwisata dan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei tanggal 11 April 2016 di Taipei membuahkan hasil dengan adanya peningkatan transaksi jumlah wisatawan dan potensial wisatawan asal Taiwan yang akan berkunjung ke Indonesia tahun 2016. 

Promosi sektor pariwisasta yang tertuang dalam bentuk Sales Mission 2016 di Taiwan diikuti oleh 20 perusahaan industri pariwisata asal Indonesia dengan melakukan kontak bisnis langsung dengan mitra industri pariwisata Taiwan sebanyak lebih dari 80 perusahaan. Melalui kegiatan Table Top, dimungkinkan para pelaku industri pariwisata Indonesia dan Taiwan dapat lebih intensif untuk saling berinteraksi dalam penjajagan peningkatan jumlah wisman asal Taiwan ke Indonesia. Mengingat besarnya potensi jumlah turis asal Taiwan ke dunia yang mencapai lebih dari 13 juta orang atau 56 % dari jumlah penduduk Taiwan. KDEI Taipei melihat potensi ini sebagai suatu tantangan untuk mencapai target wisman asal Taiwan sebanyak 275 ribu orang di tahun 2016. KDEI tetap optimis kedepan wisman asal Taiwan masih dapat ditingkatkan melalui upaya-upaya promosi yang lebih agresif, seperti Sales Mission pada hari ini di Taipei. Hal ini terbukti dari tercapainya target jumlah wisman asal Taiwan di tahun 2015 yang mencapai 203.785 orang dari target 200.000 orang.

Kegiatan Sales Mission, selain didukung industri Pariwisata Dalam Negeri Indonesia juga diikuti oleh Tim Kesenian yang menampilkan beberapa tarian daerah, seperti tari Sekarjagat (Bali), Lenggang Nyai (Betawi), dan Bolelebo (NTT) serta diiringi oleh alunan denting musik khas Nusa Tengara Timur, Sasando menambah semarak kegiatan pada hari ini. Musik khas asal NTT ini memukau para pelaku industri pariwisata Taiwan karena keunikannya dengan mengalunkan beberapa lagu berbahasa mandarin dan asing lainnya. Suara yang keluar dari alat musik ini membuat para tour operator semakin ingin mengenal keunikan khasanah budaya Indonesia lainnya. Kegiatan Sales Mission ini akan melakukan roadshow ke kota Taichung esok hari.

 

KDEI TAIPEI

pic from : bandanaku.wordpress.com

Read more...

Puluhan TKI Ikuti Pelatihan Pemandu Wisata KDEI

Puluhan tenaga kerja Indonesia (TKI) mengikuti pelatihan pemandu wisata tingkat dasar yang diadakan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei, Minggu (10/4/2016). Kegiatan ini bertujuan memberi bekal kepada TKI agar kelak dapat mengembangkan potensi diri sebagai tenaga pemandu wisata sekembalinya ke Tanah Air.

Pelatihan pemandu wisata menghadirkan Sdr. Hasan Nurdin sebagai mentor. Pemandu wisata yang telah mengantongi lisensi sebagai Tour Guide dari Departemen Pariwisata Taiwan ini kemudian berbagi ilmu di hadapan TKI. Tak hanya menyoal modal menjadi pemandu wisata, Sdr. Hasan Nurdin juga banyak bercerita tips dan trik menjadi pemandu wisata.

“Menjadi pemandu wisata kita harus memahami betul apa itu hospitality atau keramahtamahan. Sektor yang banyak menuntut hal ini adalah perhotelan, restoran, dan juga dunia pariwisata,” jelasnya.

Pelatihan pemandu wisata dibuka oleh Kepala Bidang Kepariwisataan KDEI Taipei Bpk. Agung Sepande. Dalam sambutannya Bpk. Agung Sepande menyampaikan bahwa pelatihan pemandu wisata menjadi bagian dari exit program KDEI Taipei dalam rangka pemberdayaan TKI di Taiwan.

“Pelatihan kali ini adalah pelatihan dasar, banyak teori tentang pemandu wisata yang akan dipelajari di sini. Selanjutnya akan kami siapkan pelatihan tahap berikutnya berupa praktek sebagai pemandu wisata,” terangnya.

Sementara itu, Senior Asisten Bidang Tenaga Kerja KDEI Taipei Bpk. Noerman Adhiguna berpesan kepada TKI agar menjadi TKI yang berjiwa mandiri, jika sebelumnya TKI terbiasa dilayani baik oleh PPTKIS ataupun agensi, mari sedikit demi sedikit ubah pola pikir, jadilah TKI yang mandiri.” ujarnya. 

Dalam kesempatan ini juga dipaparkan informasi terkait ketenagakerjaan di Taiwan baik dari sisi regulasi, hak dan kewajiban TKI serta serta hasil capaian dari kegiatan ketenagakerjaan KDEI Taipei tahun. 2015. 

Pada pelatihan Tour Guide kali ini, para peserta yang merupakan TKI dari berbagai wilayah di Taiwan, sangat antusias mengikuti pelatihan pemandu wisata yang digelar dari pukul 10.00 s/d 16.00 waktu setempat.

Read more...

Dharma Shanti Perayaan Hari Galungan, Kuningan, dan Nyepi Tahun 1983 bersama Pramhita di KDEI Taipei

Untuk ketiga kalinya KDEI di Taipei memfasilitasi kegiatan Dharma Shanti dan persembahyangan bersama bagi umat Hindu di Taiwan yang tergabung dalam PRAMHITA (Persatuan Migram Hindu Indonesia di Taiwan). Dharma Shanti dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 20 Maret 2016 dihadiri oleh Wakil Kepala KDEI di Taipei (Bapak Siswadi), Koordinator Pelaksana Dharma Shanti (Agung Sepande) dan lebih dari 85 Umat Hindu yang berdomisili di beberapa Kota di Taiwan. 

Rangkaian acara didahului dengan Pembacaan Sloka, kemudian  Persembahyangan bersama dipimpin oleh Manggala,  dilanjutkan Dharma Wacana  yang disampaikan oleh Koordinator Pelaksana dengan mengambil tema “ Makna Perayaan Galungan, Kuningan dan Nyepi Bagi Umat Hindu di Taiwan”. Pramhita telah berupaya mengundang Kementerian Agama RI Cq. Dirjen Bimas Hindu untuk memberikan pembinaan rohani (Dharma Wacana) kepada Umat Hindu di Taiwan namun Pejabat Kementerian Agama tidak dapat hadir.

Dalam pengarahannya, Bapak Siswadi mewakili KDEI menghimbau kepada Umat Hindu yang tergabung dalam PRAMHITA agar dalam menjalani kehidupan (bekerja) di Taiwan baik sebagai Mahasiswa, Tenaga Kerja Indonesia ataupun Profesi lainnya agar senantiasa mentaati aturan hukum baik yang berlaku di Taiwan maupun di Indonesia dan melaksanakan tugas dan kewajiban dengan sebaik-baiknya sesuai dengan maksud dan tujuan datang ke Taiwan, serta, selalu bertingkah laku sesuai ajaran Dharma (kebaikan), dan menghindari  perbuatan yang menyesatkan (Adharma).

Di akhir acara Ketua PRAMHITA menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada Bapak Arief Fadillah selaku Kepala KDEI di Taipei karena berkenan memfasilitasi kegiatan yang dilaksanakan PRAMHITA dalam melaksanakan Dharma Shanti. 

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Kontak Kami

6F, No. 550, Rui Guang Road, Neihu District, Taipei, 114, Taiwan, ROC
Phone : (02) 87526170
Fax : (02) 87523706

Email: ieto[at]ms8.hinet.net

TAUTAN LAIN

DMC Firewall is developed by Dean Marshall Consultancy Ltd