Menu

Ketenagakerjaan (158)

KDEI Taipei hadir dalam FGD Pengembangan Portal Perlindungan WNI Guna Peningkatan Perlindungan WNI di Taiwan

Depok, KDEI (07/10/17). Perlindungan WNI di luar negeri adalah salah satu peran yang diemban oleh perwakilan RI di luar negeri.  Berbagai inovasi terus digalakkan, salah satunya adalah adanya berbagai Portal Sistem Informasi yang sudah dibangun oleh masing-masing perwakilan dengan kekhasan sesuai dengan karakteristik perwakilan. Keberagaman sistem tersebut sebagai tool penting pada masing-masing perwakilan dalam pelayanan terhadap WNI. 

Guna menghadirkan satu sistem yang terintegrasi dan terdistribusi, Kemlu mengadakan kegiatan Pemutakhiran Rancangan Portal Pelayanan dan Perlindungan WNI di Luar Negeri. Portal ini merupakan implementasi kebijakan one data policy yang dicanangkan pemerintah guna mewujudkan adanya  sistem pendatan WNI di luar negeri yang terintegrasi dan dijadikan rujukan data nasional. Pembangunan portal ini dengan penyempurnaan mekanisme pendataan WNI di luar negeri yang terintegrasi dengan data kependudukan nasional yang dikelola oleh aplikasi SIAK Kemendagri. Nantinya, portal ini juga akan mengintegrasikan semua aplikasi yang digunakan dalam pelayanan kepada WNI di luar negeri yakni  SIMKIM, dan SISKOTKLN.

Benefit utama dengan portal tersebut adalah tersedinya portal yang terstandarisasi, terintegrasi dan terdistribusi yang memuat pelaporan diri, pelayanan, pengaduan, serta informasi. Melalui kegiatan ini diharapkan terus meningkatkan pelayanan perlindungan WNI di luar negeri, sebagai bentuk kehadiran negara.

Dalam acara ini KDEI Taipei menyampaikan tentang upaya-upaya yang telah dilakukan terhadap pelayanan WNI, ketenagakerjaan, kekonsuleran, dan keimigrasian serta masukan untuk pengembangan portal tersebut. 

Acara ini berlangsung sampai dengan tanggal 09 Oktober 2017, turut dihadiri Perwakilan RI dari luar negeri lainnya. 

 

 

Read more...

KDEI Taipei Bersama Kemnaker dan BNP2TKI Gelar Pertemuan dengan Asosiasi Agensi dan PPTKIS

Taipei – KDEI Taipei bersama Kemnaker dan BNP2TKI menggelar pertemuan dengan Asosiasi Agensi dan PPTKIS. Pertemuan diadakan untuk membahas sejumlah permasalahan aktual terkait ketenagakerjaan. Hadir dalam pertemuan tersebut Sekjen Kemnaker Hery Sudarmanto bersama delegasi, Deputi Penempatan BNP2TKI Agusdin Subiantoro bersama delegasi, perwakilan Asosiasi Agensi Taiwan dan Asosiasi PPTKIS.

Dalam sambutannya, Kepala KDEI Taipei Robert J. Bintaryo menyampaikan, sampai dengan bulan Agustus 2017, tercatat 256.342 TKI bekerja di Taiwan. Permasalahan TKI pun tercatat cukup tinggi, di mana sampai dengan awal Oktober 2017 terdata sebanyak 1.282 pengaduan kasus. Munculnya berbagai kasus ketenagakerjaan ini dipicu oleh berbagai hal, yaitu oleh TKI sendiri, peran pihak-pihak yang belum optimal, faktor kebijakan, dsb.

“Untuk mereduksi dan mencari solusi berbagai permasalahan ketenagakerjaan, kami mengharapkan dalam pertemuan penting ini kita dapat menyelesaikan berbagai isu ketenagakerjaan khususnya terkait penempatan TKI sektor formal. Status saat ini adalah pembenahan sementara atau belum dibuka sampai batas waktu yang tidak ditentukan sesuai Surat Edaraan dari Pusat,” tandas Kepala KDEI Taipei Robert J Bintaryo saat memberi sambutan di hadapan hadirin di Victoria Hotel, Taipei, (03/10/2017)..

Kepala KDEI Taipei mengharapkan, terkait isu jual beli job, diharapkan adanya titik terang dan win-win solution yang disepakati oleh asosiasi agensi dan asosiasi PPTKIS. “Tentunya tidak memberatkan TKI dan tidak bertentangan dengan ketentuan hukum baik di Taiwan dan Indonesia,” tegasnya.

Sekjen Kemnaker Hery Sudarmanto mengingatkan pentingnya pembekalan bagi para TKI sebelum diberangkatkan ke Negara tujuan. Hal ini dinilainya juga cukup signifikan dalam mencegah permasalahan TKI.

Sementara itu, Deputi Penempatan BNP2TKI Agusdin Subiantoro menyampaikan, bahwa ada sejumlah hal yang cukup krusial untuk didiskusikan dalam pertemuan tersebut. “Selain jual beli job, permasalahan perpanjangan kontrak tanpa pulang, kenaikan gaji TKI sektor domestik, serta over charging,” tuturnya. (*)




Read more...

KDEI Taipei  dan BNP2TKI Hadir dalam Pembinaan TKI di Chiayi

 Chiayi, BNP2TKI (05/10/17) KDEI di Taipei hadir dalam acara Tasyakuran yang digagas oleh Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Khusus Taiwan atau yang biasa dikenal dengan PSHT Taiwan, Minggu (01/10/17).

Salam khas organisasi yakni "Salam Persaudaraan", menggema mengawali sambutan dari Pengurus Pusat PSHT yang datang dari Madiun.

Acara silaturahmi ini dalam pengesahan warga baru PSHT sebanyak 126 orang. Acara ini turut dihadiri TKI sebanyak  ±1000 orang yang terdiri dari warga PSHT, pengurus organisasi TKI yang lain serta WNI dari berbagai penjuru di Taiwan.

Melalui acara ini, R. Wisantoro, selaku Direktur Mediasi dan Advokasi menyampaikan  himbauan seputar perlindungan dan pembinaan TKI di Taiwan. 

“Kegiatan ini selain bermanfaat untuk menjaga nama baik Indonesia, juga sebagai wadah dalam melestarikan budaya bangsa di Taiwan. Diharapkan juga kepada seluruh warga agar tetap menjunjung tinggi hukum yang berlaku di Taiwan, serta aktif dalam berbagai kegiatan positif dan tentunya agar mendukung kegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintah, dalam hal ini KDEI Taipei”, ujarnya.

Di akhir sambutannya, beliau juga turut perform seni bela diri dihadapan hadirin, serta atraksi memukau dari kesenian reog Ponorogo.

Kadir, selaku Asisten Senior Bidang Tenaga Kerja KDEI Taipei juga menegaskan kembali akan pentingnya peranan organisasi dalam berkontribusi membantu upaya perlindungan WNI/TKI di Taiwan. Beberapa informasi seputar hukum di Taiwan turut disampaikan mengingat selama ini antar organisasi di Taiwan rentan dari pertikaian.

“Dengan adanya warga baru ini maupun warga yang sudah lama, diharapkan dapat menjadi mitra KDEI Taipei dalam perlindungan TKI di Taiwan, minimal dapat membantu menyampaikan ke KDEI Taipei bila ada rekannya yang mengalami permasalahan, serta dapat memanfaatkan saluran pengaduan yang sudah ada di Taiwan. Melalui kebersamaan kita ini mari kita galakkan semangat untuk saling mengingatkan bila ada teman dekat yang barangkali berpotensi bertindak melanggar norma atau ketentuan hukum di Taiwan”, tambahnya.

Melalui acara ini diharapkan terbangunnya kebersamaan dan solidaritas dari anggota organisasi tersebut guna menjalin kekompakan, persatuan dan kesatuan di Taiwan, sehingga tujuan utama bekerja di Taiwan dapat tercapai serta menghindari pertikaian yang mencoreng nama baik Indonesia di Taiwan.Kegiatan ini juga menjadi moment yang penting untuk mempersatukan berbagai organisasi TKI dalam satu bingkai persatuan dan kesatuan atas nama Indonesia. 

 

Read more...

Galakkan Program Pemberdayaan TKI di Taiwan, KDEI Taipei gandeng BNI

Taipei, KDEI (02/10/17) — Memperingati hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2017 tahun ini, Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei bekerjasama dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI, BNP2TKI, BPJS Ketenagakerjaan dan PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbktelah menyelenggarakan kegiatan program pemberdayaan TKI di Taiwan. Puncak dari rangkaian kegiatan pemberdayaan dimaksud telah dilakukan pada hari Minggu 1 Oktober 2017 yaitu dengan ditandatanganinya Nota Kesepahaman antara KDEI Taipei dengan BNI tentang Layanan Jasa Perbankan bagi tenaga kerja Indonesia di Taiwan, serta ditandatangani pula Perjanjian Kerjasama (PKS) tentang pemberdayaan Tenaga Kerja Indonesia sekaligus Penerbitan Kartu Pekerja Indonesia (KPI) guna merealisasikan Nota Kesepahaman dimaksud.

Penanda tanganan tersebut dilakukan langsung oleh Bapak Robert J Bintaryo selaku Kepala KDEI Taipei dengan Ibu Adi Sulistyowati Direktur Hubungan Kelembagaan dan Transaksional Perbankan BNI, yang disaksikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan RI Bapak Herry Sudarmanto, Bapak Agusdin Subiantoro selaku Deputi Penempatan BNP2TKI dan Bapak Ilyas Lubis Direktur Perluasan Kepesertaan dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan.

Rangkaian kegiatan Pemberdayaan TKI tersebut diawali dengan Sosialisasi Program dengan pembicara dari Kementerian Ketenagakerjaan RI, BNP2TKI,BPJS Ketenagakerjaan dan BNI yang dihadiri oleh lebih dari 200 perwakilan TKIyang ada di Taiwan.  

Dalam pemaparannya, BapakHerry Sudarmanto Sekretaris Jendral Kementerian Ketenagakerjaan RI menyampaikan beberapa program yang sedang dan akan dilakukan oleh Kementerian untuk masyarakat khususnya TKI yang dimulai sebelum berangkat ke negara tujuan, saat di luar negeri maupun setelah pulang kembali ke tanah air. Salah satu program yang disampaikan adalah Desmigratif (Desa Migran Produktif) yang saat ini telah diimplementasikan di 120 Desa Kantong TKI di Indonesia. Semetara itu, Dari BNP2TKI yang disampaikan oleh Bapak Agusdin Subiantoro, Deputi Penempatan memaparkan upaya terobosan BNP2TKI untuk mendekatkan pelayanan penempatan dan perlindungan di masing-masing daerah asal TKI melalui program LTSP (Layanan Terpadu Satu Pintu), sehingga kedepannya, apabila TKI akan berangkat ke luar negeri, tidak perlu harus ke Jakarta tetapi dapat diberangkatkan langsung dari daerah asalnya. Disampaikan pula bahwa dalam pelaksanaan PAP (Pembekalan Akhir Pemberangkatan), BNP2TKI pun telah bekerja sama dengan BNI guna dapat menyampaikan materi terkait literasi keuangan dan pemberdayaan TKI.

Dalam kesempatan itu, Bapak Ilyas Lubis Direktur Perluasan Kepesertaan dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan mensosialisasikan program perlindungan TKIsetelah dilakukan  transformasi sistem asuransi untuk TKI yang semula dikelola oleh Konsorsium Asuransi ke Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan oleh BPJS Ketenagakerjaan, sehingga TKI akan lebih banyak mendapatkan manfaat jika mengalami kecelakaan kerja, mulai sebelum berangkat ke negara tujuan, saat di luar negeri maupun setelah pulang kembali ke tanah air. Ibu Adi Sulistyowati Direktur Hubungan Kelembagaan dan Transaksional Perbankan BNI, dalam sosialisasinya menyampaikan kembali peran dankomitmen BNI untuk selalu peduli dan mensukseskan Program Pemerintah diantaranya dengan memberikan pelayanan perbankan secara menyeluruh kepada para TKIdi luar negeri baik yang akan berangkat ke negara tujuan, saat di luar negeri maupun setelah pulang kembali ke tanah air. Bentuk kerjasama tersebut meliputi peningkatan dan pengembangan kemampuan dan ketrampilan TKImelalui pelatihan bahasa asing, wirausaha, pengembangan jaringan dan akses pembiayaan atau modal kerja. Selain itu, BNI juga akan melakukan pendampingan bidang usaha serta pengembangan kreatifitas bagi TKI yang akan pulang ke tanah air. 

“Kegiatan ini terasa istimewa, karena dilakukan dengan melibatkan beberapa lembagapemerintah yang terkait dengan  TKI di luar negeri yaitu Kementerian Ketenagakerjaan RI, BNP2TKI, BPJS Ketenagakerjaan dan BUMN Perbankan yaitu BNI, dengan satu tujuan yang sama untuk memberikan kemudahan bagi TKI dalam mengakses kebutuhan informasi ketenagakerjaan dan kemudahan melakukan transaksi keuangan selama di Taiwan, hal ini sekaligus sebagai perwujudan dukungan dalam menggalakkan program Inklusi keuangan bagi masyarakat Indonesia di luar negeri.” Demikian disampaikan oleh bapak Robert J Bintaryo selaku Kepala KDEI Taipei.

Pada sore harinya, pembicara dari Kementerian Ketenagakerjaan RI, BNP2TKI, BPJS Ketenagakerjaan dan BNI beserta anggota delegasi mengunjungi Pelatihan Keterampilan TKI (Exit Program) yang telah terlebih dahulu telah dimulai oleh KDEI Taipei. Dalam kesempatan tersebut, masing-masing pembicara menyampaikan kembali materi terkait pemberdayaan TKI. 

Sebagai informasi bahwa KDEI Taipei pada tahun ini menyelenggarakan dua pelatihan dengan durasi selama 10 sesi pertemuan yakni pelatihan baking (kue/snack khas Taiwan dan negara lainnya) serta pelatihan e-commerce(bisnis online). Pelatihan tersebut diharapkan dapat membekali TKI dengan keterampilan yang berguna yang dapat diterapkan setelah kembali ke Indonesia. Dalam kesempatan ini, pihak BNI menyampaikan bahwa dapat mendukung untuk kelanjutan program pemberdayaan yang telah dimulai tersebut, antara lain akses permodalan maupun channeling marketing untuk pemasaran produk, serta jika memungkinkan dapat dibuatkan portal khusus. Acara ini mendapat respon yang positif dari peserta yang berjumlah sekitar 40 orang.

Di akhir acara, Ibu Adi Sulistyowati selaku Direktur Hubungan Kelembagaan dan Transaksional Perbankan BNI berjanji akan memberikan paket tabungan kepada 10 orang peserta pelatihan terbaik sebagai bentuk apresiasi bagi para TKI yang menjadi peserta pelatihan pemberdayaan TKI tersebut.

 

Read more...

Kepala KDEI Taipei menghadiri Tabligh Akbar “Milad ke-3 Forum Pahlawan Devisa Yayasan Hidayatul Jannah" di TMS

 

Kepala KDEI Taipei, Robert James Bintaryo didampingi oleh Kepala Bidang tenaga Kerja, Devriel Sogya menghadiri Tabligh Akbar “ Milad ke -3 Forum Pahlawan Devisa Yayasan Hidayatul Jannah” di Taipei Main Station pada tanggal 17 September 2017.  

Tabligh Akbar dalam rangka Milad ke-3 Forum PDYHJ di hadiri oleh  Ust. Taufiqurrahman atau yg dikenal juga sebagai ustadz pantun serta perwakilan dari Pengurus Cabang Istimewa Nahdatul Ulama (PCI NU), Pengurus Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) dan Majelis Taklim Yasin Taipei (MTYT).

Pada sambutan yang diberikan, Kepala KDEI Taipei, berpesan agar para TKI untuk selalu bekerja dengan baik dan tidak melakukan perbuatan yang melanggar aturan, menjauhi narkoba dan bujukan untuk kabur dengan iming-iming gaji yang lebih besar. Karena dengan menjadi TKI kaburan akan sangat merugikan dan membahayakan bagi TKI itu sendiri.

Read more...

Guna meningkatkan keahlian TKI, KDEI selenggarakan Exit Program

 

Kepala KDEI Taipei, Robert James Bintaryo bersama Wakil Sekjen Pemerintah Kota Taipei, Li Wen-ing, Kepala Sekolah Kainan Vocational Highschool, Xing Wen-fei, dan Kepala Global  Workers Organization, Xu Jui Xi, meresmikan Program Pelatihan TKI (exit program) di Kainan Vocational High School, Taipei (17/9)

Program pelatihan bagi para pekerja migran di Taiwan ini merupakan hasil kerjasama antara Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei, Global Workers Organization (GWO) dan Kainan Vocational High School. 

Pelatihan pada program ini dibagi atas 2 kelas yaitu kelas E-commerce (bisnis online) dan kelas Baking (pembuatan kue) Peserta pelatihan  berjumlah 40 orang, yang terdiri dari 25 peserta Baking dan  15 peserta e-commerce. Pada pertemuan pertama kelas e-commerce diisi oleh Ketua Umum Jurnalis Independen Indonesia, Suwarjono, beliau memberikan brainstorming kepada para siswa mengenai kondisi dan peluang-peluang apa saja untuk bisnis online di Indonesia, mengenalkan berbagai jaringan bisnis online.

Sedangkan kelas baking dimulai dengan basic dan langsung praktek yang dipandu oleh instruktur profesional dari pihak sekolah.

Diharapkan para peserta dapat benar-benar menyerap ilmu yang diperoleh dalam pelatihan ini sehingga tidak perlu kembali ke Taiwan untuk menjadi TKI namun sudah bisa berwiraswata dengan ilmu yg di dapat.

Pelatihan ini terdiri dari 10 kali pertemuan pada setiap hari minggu.                        

Read more...

19 TKI Mendapat Predikat TKA Teladan dari Pemerintah Taiwan

Walikota Taoyuan, Cheng Wen Tsan memberikan penghargaan Tenaga Kerja Asing (TKA)Teladan kepada 19 TKA Indonesia bertempat di Gedung Center for Women of Taoyuan City. (10/9)

Acara penyerahan penganugerahan kepada TKA Teladan diadakan untuk mendukung TKA yang telah bekerja keras dan tekun di Taiwan. Pemilihan TKA Teladan yang direkomendasikan oleh majikan atau organisasi untuk pemilihan TKA teladan terbagi atas sektor formal seperti industri dan sektor informal seperti asisten rumah tangga dan perawat orang sakit.

Dari 20 penghargaan TKA Teladan yg diberikan oleh Pemerintah kota Touyuan, tenaga kerja Indonesia berhasil merebut 19 penghargaan. 

Pada pemberian penghargaan ini juga dihadiri oleh Dirjen BLA Taoyuan, Wang An Bang dan juga perwakilan negara negara asing yang menempatkan tenaga kerjanya di Taiwan.

Read more...

Pengumuman Daftar Peserta Pelatihan Untuk TKI

PENGUMUMAN 

DAFTAR PESERTA PELATIHAN TKI

 

Dalam rangka pelaksanaan Pelatihan TKI sebagaimana yang telah kami umumkan sebelumnya (http://kdei-taipei.org/index.php/component/k2/item/1403-exit-program-tki-di-taiwan), bersama ini kami sampaikan Peserta Pelatihan dimaksud.

 

A. KELAS BAKING (PEMBUATAN KUE-KUE KHAS TAIWAN DAN NEGARA LAINNYA

  1. ANGGITA RANY MUSTIKA
  2. ANIH BT RAKI RADIS
  3. ASTUTI
  4. SRI UTAMI
  5. ENDANG WIDIANINGSIH
  6. EVI DWI PUSPITASARI
  7. FUADUN NADZIROH
  8. HERI SUPRIYATI 
  9. ISTIROMAH
  10. ITA ARISMA
  11. JUNI HARSIH
  12. MELLY YULIANTI
  13. NURNANINGSIH
  14. RINI YUNIATI
  15. RITA
  16. ROSMIATI
  17. RUTIAH
  18. SITI RIYANTI
  19. SUNARSIH
  20. SUNARTI SLAMET MISMAN
  21. SUTARNI
  22. TARSUNI
  23. WIWIN YULIANTI
  24. YENI ARYANI
  25. WIWIK RAHAYU

B. KELAS E-COMMERCE (BISNIS ONLINE)

  1. AMINI
  2. CASTI
  3. DARSIH ANIMAH
  4. DEDY FAJAR RIANTO
  5. DUWI UMI LAILATIN
  6. FADLOLI AGUS SALIM
  7. IKA ROSANTI
  8. MILA WIDYA SARI
  9. MUHDIRIN
  10. NENDEN HASANAH
  11. NUR KHOIRIYAH
  12. NURKHOLIPATULJANAH
  13. SRI PURWATI 
  14. SUCIATI
  15. SUPARNI

 

CATATAN : 

  1. Bagi TKI peserta pelatihan tersebut diwajibkan hadir pada hari Minggu, tanggal 10 September 2017, pukul 13.00 s.d 17.00 bertempat di 開南商工 100台北市中正區濟南路一段6 Kainan Vocational High School No.6, Sec. 1, Jinan Rd., ZhongzengDist, Taipei. Sebelum pelatihan diawali dengan pembukaan, harap hadir tepat waktu.
  2. Peserta yang berhalangan hadir, diminta untuk melakukan konfirmasi ke contact person a.n Kadir, melalui HP/WA +886-966-148-669, LINE: kadirajicom atau @hww7892z paling lambat hari Jum’at, 8 September 2017.
  3. Bagi pendaftar yang belum masuk nominasi akan diprioritaskan untuk kandidat pelatihan TKI yang akan diselenggarakan oleh KDEI Taipei pada kesempatan lain.

 

 

Read more...

KDEI Taipei menyapa WNI/TKI Tainan dalam Gebyar Seni Budaya Kolaboratif

Tainan, KDEI (28/08/17) -- Acara pertunjukan seni budaya yang digelar salah satu organisasi di Tainan (FKKBWIT) dan didukung 24 organisasi kedaerahan  yang ada ranting di Tainan berlangsung meriah dalam rangka merayakan HUT RI ke-72. Acara gebyar seni budaya tersebut diisi dengan atraksi memukau Singo Barong Taiwan dan Jaranan Butho yang diperankan dengan apik oleh TKI.

Dalam kesempatan tersebut KDEI Taipei menyampaikan sambutan. Beberapa halnyang disampaikan antara lain seputar informasi umum terkait apresiasi terhadap kegiatan dalam melestarikan budaya bangsa, serta isu seputar perlindungan WNI/TKI, info ketenagakerjaan serta isu-isu terbaru seputar TKI.

Diharapkan kegiatan positif ini yang merupakan kolaborasi antara organisasi TKI dan Perhimpunan Pelajar Indonesia  (PPI) dapat dilakukan secara berkesinambungan. 

Kegiatan ini mencerminkan kerukunan antar anggota organisasi TKI dan Pelajar, serta meningkatkan persaudaraan dengan sesama WNI di Taiwan.

Acara ini berlangsung dengan damai dan tertib sampai dengan sore hari.

Read more...
Subscribe to this RSS feed

TAUTAN LAIN

Kontak Kami

6F, No. 550, Rui Guang Road, Neihu District, Taipei, 114, Taiwan, ROC
Phone : (02) 87526170
Fax : (02) 87523706

Email: ieto[at]ms8.hinet.net

Our website is protected by DMC Firewall!