Menu

Perdagangan (40)

Indonesia Investment Business Forum

Taipei (13/7) - KDEI Taipei menyelenggarakan Indonesia Investment Business Forum di Grand Hyatt Hotel pada tanggal 13 Juli 2017. Forum ini dilakukan untuk mempromosikan investasi di Indonesia baik dari perspektif pemerintah maupun pengalaman investor Taiwan yang sudah berinvestasi di Indonesia. Selain itu, dalam forum ini mempromosikan Trade Expo Indonesia sebagai kesempatan besar bagi pelaku usaha Taiwan untuk mengembangkan pasarnya dan membangun jaringan global.

Selain oleh Kepala KDEI, acara ini juga dibuka oleh Chairman Taiwan External Trade Development Agency (TAITRA), James Huang, dan Vice Minister of Economic Affairs, Wang Mei-hua. Turut hadir juga sebagai pembicara dalam acara dimaksud antara lain Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal, BKPM, Azhar Lubis, dan Direktur Kerja Sama Dunia Usaha Internasional, BKPM, Indra Darmawan.

Adapun dari dunia usaha, khususnya pelaku usaha Taiwan yang berpengalaman dalam berinvestasi di Indonesia, sesi berbagi pengalaman diberikan oleh perwakilan dari AsusTek Computer Inc. (Mr. Allen Chen), KPMG Taiwan (Ms. Rebecca Lee), dan CTBC Bank (Mr. Peter Liu).

Read more...

Indonesia Halal Pavilion Di Asia Super 5 in 1 Food Expo Taipei

Kepala Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei, Robert James Bintaryo, didampingin oleh Wakil Kepala KDEI, Siswadi, beserta President and CEO OF TAITRA, Mr.Walter Yeh, Sekjen BOFT, Mr. Lee Kuan Chih, Sekjen Chinese Muslim Association (CMA), H. Salahudin Ma, bersama sama  menggunting pita sebagai tanda peresmian Pavilion Indonesia di International Halal Expo 2017 yang dilaksanakan pada 21 - 24 Juni 2017 di Taipei  World Trade Center (TWTC) , Taiwan. 

Pada pameran ini KDEI Taipei berpartisipasi dengan menampilkan produk makanan dan minuman Halal Indonesia, dan juga customer goods.  Beberapa produk sudah memiliki pangsa pasar namun  ada beberapa yg masih baru.

Peserta pameran kali ini berjumlah 10 exhibitor dan 1 konsultan untuk sertifikasi halal MUI yaitu Shincung Halal for Taiwan.

Di lokasi pameran Kepala KDEI dan Ketua GAPMMI, Adhie Lukman mengunjungi booth-booth peserta pameran, diantaranya produk coklat dan ikan.

Read more...

Business Forum di Hsinchu County

Hsinchu (5/6/2017). KDEI-Taipei bekerjasama dengan Hsinchu County Government menyelenggarakan Business Forum bertempat di Hsinchu County Government Administration Building, Room 401. Business Forum dilakukan untuk mengakomodir antusiasme Pemerintah Taiwan dan pelaku usaha dalam mengenal Indonesia lebih dalam, mulai dari budaya, pariwisata, iklim investasi hingga hubungan perdagangan kedua negara. 

Business Forum dibuka oleh Mr. Yang Weng Ke, Vice Magistrate of Hsinchu County Government, dan dilanjutkan dengan sambutan dari Bapak Siswadi, Wakil Kepala KDEI-Taipei dan Ms. Pei-Jean Liu, President of Export-Import Bank of the Republic of China. Adapun audiens yang hadir adalah lembaga penelitian ITRI, pelaku usaha dari berbagai sektor seperti elektronika dan pertanian, serta pemerintah lokal.  

Business Forum di Hsinchu County juga menjadi wadah bagi KDEI-Taipei untuk mempromosikan pameran perdagangan terbesar di Indonesia yaitu Trade Expo Indonesia 2017 yang akan diselenggarakan pada tanggal 11 - 15 Oktober 2017 di BSD City - Indonesia. 

Read more...

Espying Indonesia Lecture di Talent Development Institute for Local Government

 

Taichung (7/6/2017). KDEI-Taipei diwakili oleh Kepala Bidang Perdagangan dan Kepala Bidang Investasi memberikan kuliah tentang peluang kerjasama Indonesia dengan Taiwan di Talent Development Institute (TDI) for Local Government-Taichung. Acara ini diselenggarakan oleh TDI sebagai bagian dari pelayanan kepada pemerintah lokal. 
 
Dalam kuliah yang membawa tema Espying Indonesia, disampaikan secara komprehensif hubungan Taiwan dan Indonesia, baik yang sudah terjalin maupun kemungkinan kerjasama-kerjasama yang dapat dilakukan di masa depan. Espying Indonesia juga menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menyampaikan kedekatan budaya dan kehidupan sosial masyarakat Indonesia yang sangat mendukung iklim usaha bagi perusahan Taiwan berinvestasi di Indonesia.
Read more...

Kunjungan KDEI ke Taiwan NCJ Corporation Chiayi

Dalam rangka meningkatkan akses pasar minyak sawit dan turunannya ke Pasar Taiwan, pada tanggal 16 Mei 2017 Kepala Bidang Perdagangan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei telah melakukan business meeting dengan Taiwan NJC Corporation (TNCJ) dan diterima langsung oleh Chairman TNJC, Mr. Chang Chih-Yue di Chiayi County - Taiwan.

Taiwan NJC Corporation yang berdiri sejak 1990 merupakan salah satu perusahaan yang memproduksi produk-produk turunan dari Palm Oil, antara lain: surfaktan, deterjen, speciality chemical dan bio-diesel. Perusahaan ini sudah berdiri sejak tahun 1990. Kebutuhan TNJC terhadap Crude Palm Oil per tahun sebesar 10.000 ton.

Read more...

Pertemuan Intersesi Working Group on Trade di Taipei

Rabu 12 April 2017, Kepala Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei telah mengikuti pertemuan intersesi Working Group on Trade dalam kerangka Joint Committee on Trade and Investment pada tanggal 11-12 April 2017 di Taipei. Taipei Economic and Trade Office to Jakarta (TETO) sendiri dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Director of Economy, Mr. Jack Hsiao.

Pertemuan dilangsungkan di Bureau of Foreign Trade, Ministry of Economic Affairs dan membahas beberapa agenda yang menjadi isu penting dalam hubungan perdagangan bilateral Indonesia-Taiwan seperti pembentukan Steel Dialogue Forum, pembentukan Economic Cooperation Agreement/Arrangement Task Force, kerjasama pengembangan perdagangan jasa, kebijakan Taiwan terkait rokok dan tembakau, promosi perdagangan melalui e-commerce, kerjasama terkait produk halal, standardisasi produk dan metrologi, serta beberapa isu teknis terkait ekspor dan impor produk jamu, logam dan mesin.

Dijadwalkan setelah pertemuan intersesi Working Group on Trade tersebut, akan diadakan pertemuan berikutnya dalam kerangka yang lebih besar, yaitu pertemuan 3rd Joint Committee on Trade and Investment pada bulan Juli 2017.

Read more...

Transaksi Meningkat 150% Pada Pameran Kopi dan Teh Di Taiwan

Partisipasi Indonesia untuk ke tiga kalinya pada pameran “Taiwan International Tea, Coffee and Wine Expo 2016” yang berlangsung pada tanggal 18-21 Nopember 2016 bertempat di Nangang Exhibition Center  - Taipei, mendapatkan perhatian yang cukup banyak oleh pengunjung. Selama 4 hari pameran berlangsung, Paviliun Indonesia  yang disiapkan KDEI Taipei bekerjasama dengan Ditjen. PEN, Kemendag dikunjungi oleh sekitar 3.700 orang yang terdiri dari importir, produsen, pemilik café, para pakar,  media masa, dan pengunjung umum dibidang kopi dan teh. 

Penyelenggaraan Taiwan International Tea, Coffee and Wine Expo 2016 tahun 2016 diikuti oleh  216 perusahaan yang menempati 810 booth yang terdiri dari peserta lokal Taiwan dan peserta luar negeri. Peserta Asing dari 12 negara yaitu dari Indonesia, Italia, Negara2 di Amerika Tengah (Honduras, Guatemala, Elsalvador, Panama), Malaysia, Viet Nam, Afrika Selatan, Jerman, Hong Kong dan Jepang yang menempati 70 booth. 

Indonesia pada pameran ini diikuti oleh 12 perusahaan eksportir kopi dan teh yaitu Adijaya Naturaindo (kopi, teh), Billie Coffee Corp (kopi), Ara Savis Sejahtera (teh), Domba Bali Persada (kopi), Kopanindo Mitra Servistama (kopi), Kharisma Cantik Bermakna (kopi), Healthy Sweet Indonesia (teh), Lima Bintang Pasifik (kopi), Goesar Trading Persada (kopi), Golden Malabar Indonesia (kopi), Wahana Sinar Kentjana (teh), dan Santama Arta Nami (kopi).

Seiring dengan banyaknya buyer yang mengunjungi Paviliun Indonesia, para peserta telah berhasil meraih transaksi sekitar USD. 4.12 juta, jumlah ini meningkat lebih dari 250% jika dibandingkan dengan transaksi yang diperoleh pada tahun 2015 yaitu sebesar USD. 1.65 juta.

Adapun produk yang banyak diminati oleh buyer pada partisipasi tahun 2016 ini antara lain kopi Arabika Mandailing, Arabika Toraja, Arabika Gayo Takengon, kopi Sumatera Lintong dan Kopi Luwak Mandailing. Adapun produk Teh yang diminati adalah Jasmine Tea, White Tea dan Black Tea with Stevia.

Selama pameran berlangsung pada setiap hari pukul 14.00  - 15.00, Paviliun Indonesia melakukan cupping (testing rasa kopi) yang diikuti oleh para pengunjung Pameran. Kegiatan ini dipandu oleh Mr. Edward Wang dari Billie Coffee Corp. yang telah mengantongi sertifikat Key Grader. Selama 4 hari pameran diperoleh pemenang hasil cupping yaitu jenis kopi yang banyak diminati oleh peserta cupping adalah masing-masing Kopi Arabika Gayo dari PT. Goesar Trading Persada, Kopi Arabika Luwak Sumatera dari PT. Kopanindo Mitra Servistama, Kopi Arabika Gayo dari PT. Goesar Trading Persada dan Kopi Arabica Bajawa Flores dari PT. Bintang Lima Pacific.

Melihat dari animo dan antusias dari para pengunjung dan buyer terhadap produk kopi dan teh yang dipamerkan oleh para peserta pada Paviliion Indonesia selama pameran berlangsung, memberikan gambaran bahwa produk kopi dan teh Indonesia  memiliki potensi pasar yang sangat bagus di Taiwan khususnya dan pasar luar negeri pada umumnya.

“ Dengan sukses yang diperoleh Indonesia pada pameran ini, Kepala  sangat optimis nilai ekspor kopi dan teh Indonesia akan terus meningkat dimasa mendatang  “ ujar  Kepala KDEI Taipei Robert. Pendapat yang sama juga disampaikan oleh Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional, Arlinda yang mengatakan bahwa transaksi yang meningkat secara fantastis menunjukkan bahwa kopi Indonesia semakin jaya di pasar Internasional.

Diharapkan partisipasi Indonesia pada kegiatan yang sama pada tahun mendatang dapat ditingkatkan untuk meningkatkan kinerja ekpor kopi dan teh Indonesia di Taiwan.

Suasana Kontak Bisnis

 

Suasana Cupping

Read more...

Pameran di Kaoshiung, KDEI di Taipei Menghasilkan Kontak Dagang Sebesar USD. 10.79 juta

Kekayaan sumber alam Indonesia berupa produk perikanan dan hasil laut merupakan produk yang santa potensial di Pasar Taiwan terutama stelah diberlakukan maratorium oleh Menteri Kelautan dan Perikanan pada bulan Oktober 2014 permintaan produk tersebut terus meningkat. Disamping produk perikanan,  produk buah-buahan dan sayur mayur permintaannya juga terus meningkat sebagai akibat seringnya terjadi musibah Typhoon dan musim panas yang cukup panjang ditahun 2016 .  Guna mempromosikan serta meningkatkan pangsa pasar produk perikanan dan kelautan serta produk buahdan sayur mayur ke Taiwan, KDEI di Taipei berpartisipasi untuk kedua kalinya pada pameran Taiwan International Fisheries and Seafood Show (TIFSS)  yang yang berlangsung pada tanggal 9-11  Nopember 2016 dan juga Pameran  Taiwan Fruits and Vegetables Show (TFVS) yang berlangsung  pada tanggal 10-12 Nopember 2016 bertempat di Kaoshiung Exhibition Center.

Partisipasi pada pameran TIFSS, KDEI Taipei telah mengundang total 8 perusahaan dari Indonesia yang terdiri dari: PT. Nusantara Alam Bahari, CV. Bintang Mandiri Waskito, PT. Samudra Kencana  Mina, CV. Pacific Harvest, PT. Natural Nutrisi Global, PT. Cahaya Bahari Jakarta, PT. Sukses Jaya Makmur dan PT. Sekar Laut/TIA Enterprise.  Produk-produk perikanan dan kelautan yang dipemerkan  dan banyak diminati pengunjung pada saat pameran berlangsung antara lain seperti ikan marlin, tripang, rumput laut, ikan tenggiri, snack rumput laut, udang, kepiting, ikan layur, cumi, ikan bandeng, lobster, ikan kakap merah,  ranjungan, dan lain sebagainya. Pengunjung dan peminat akan produk Indonesia bukan hanya dari penduduk lokal Taiwan saja, tetapi juga dari berbagai negara seperti: Korea, Hongkong, Vietnam, Filipina, Honduras, Jepang , Australia, Cina, Qatar, Malaysia, Singapura dan juga dari Afrika Selatan. Selama 3 hari pameran TIFSS ini, Indonesia mendapatkan transaksi sebesar US$ 9.78 juta. 

Suasana Kontak Dagang Pada Saat Pameran TIFSS Berlangsung

 
Kepala Bidang Perdagangan, Perwakilan dr Ditjen PEN bersama peserta Taiwan Fruits and Vegetables Show 2016

 

Suasana Kontak dagang Pada Saat pameran TFVS berlangsung

Read more...
Subscribe to this RSS feed

TAUTAN LAIN

Kontak Kami

6F, No. 550, Rui Guang Road, Neihu District, Taipei, 114, Taiwan, ROC
Phone : (02) 87526170
Fax : (02) 87523706

Email: ieto[at]ms8.hinet.net

Our website is protected by DMC Firewall!