Menu

Tingkatkan Perlindungan TKI, KDEI Taipei - BPJS Ketenagakerjaan Lakukan Sosialisasi Perdana Asuransi TKI di Taiwan

 

Taipei, KDEI (20/08/2017). Sejak awal Agustus 2017, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) mulai menggunakan layanan perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan, Hal inis esuai Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 7 Tahun 2017 tentang Program Jaminan Sosial Tenaga Kerja Indonesia. Asuransi TKI yang selama ini dijalankan oleh konsorsium asuransi dialihkan ke BPJS Ketenagakerjaan. 

Latar belakang hadirnya BPJS Ketenagakerjaan di Asuransi TKI yakni sebagai wujud kehadiran negara dalam perlindungan TKI melalui jaminan sosial. Sejak peresmian Permenaker tersebut, BPJS Ketenagakerjaan terus menggalakkan sosialisasi di dalam negeri. Dalam rangka memberikan pemahaman awal kepada TKI terkait asuransi, maka KDEI Taipei menggandeng BPJS Ketenagakerjaan dalam sosialisasi asuransi TKI untuk pertama kalinya dilaksanakan di luar negeri. 

Rangkaian kegiatan sosialisasi perdana tersebut terbagi dua kali yakni sosialisasi dan diskusi interaktif langsung dengan TKI 30 TKI di KDEI Taipei serta sosialisasi dalam event Festival Budaya Nusantara 2017 dengan audiens sekitar ± 1.500 TKI yang diselenggarakan di Alun-alun Walikota New Taipei City, Banqiao, New Taipei City, Taiwan, Minggu (20/08). Acara tersebut efektif karena selain disaksikan langsung oleh TKI juga dapat disaksikan melalui streaming melalui Facebook yang dapat langsung diakses oleh TKI yang tidak berkesempatan hadir dalam dua even sosialisasi tersebut. 

Dalam sosialisasi tersebut turut disampaikan intisari program perlindungan dalam Program Asuransi TKI yakni Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, serta Jaminan Hari Tua. Mayoritas TKI yang hadir dalam acara tersebut masih dalam coveran asuransi sebelumnya, tertarik dengan Jaminan Hari Tua karena hal tersebut memungkinkan bagi TKI dalam masa penempatan di bawah 1 Agustus 2017 untuk mengikuti program Jaminan Hari Tua tersebut. 

Terdapat banyak kelebihan dari skema asuransi TKI oleh BPJS Ketenagakerjaan antara lain pelayanan kesehatan karena kecelakaan kerja sampai sembuh tanpa batasan biaya, perlindungan terhadap anak atau ahli waris jika peserta BPJS Ketenagakerjaan meninggal dunia, bahkan anak TKI bisa mendapatkan beasiswa sampai sarjana. BPJS Ketenagakerjaan juga akan memberikan layanan yang mudah, sistem yang andal serta jaringan yang luas. Dengan demikian proses pembayaran iuran dan klaim akan lebih gampang dilakukan TKI. 

Dalam sambutannya Kepala KDEI Taipei, Robert J Bintaryo mengatakan, “Kami mengundang banyak Instansi Pemerintah dalam acara ini, salah satunya BPJS Ketenagakerjaan untuk melakukan sosialisasi dan penjelasan mengenai aturan baru TKI ini dan kami rasa acara Festival Budaya Nusantara ini adalah momen yang tepat untuk melakukan sosialisasi kepada TKI mengingat acara ini yang diselenggarakan setiap tahun pasti dihadiri banyak TKI”.

Festival Budaya Nusantara 2017 Berlangsung Meriah

NEW TAIPEI CITY – Pagelaran Festival Budaya Nusantara 2017 yang dihelat di New Taipei City, Taiwan, 20 Agustus 2017, berlangsung meriah. Ribuan pengunjung yang sebagian besar adalah tenaga kerja Indonesia (TKI) hadir dalam event hasil kerjasama antara Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei, Pemerintah Kota New Taipei City, dan sponsor.

Perhelatan Festival Budaya Nusantara 2017, berlangsung di bawah terik matahari dengan suhu sekitar 36 derajat Celsius. Sekitar pukul 11.00, para pengunjung mulai berdatangan memadati Alun-alun Balai Kota New Taipei City. Acara yang diadakan rutin setiap tahun ini diselenggarakan sebagai salah satu bentuk apresiasi kepada para TKI di wilayah New Taipei City.

Kepala KDEI di Taipei, Robert J Bintaryo, menuturkan, pihaknya sangat mengapresiasi sekaligus berterimakasih dengan adanya kegiatan positif Festival Budaya Nusantara 2017 ini. “Kami juga berpesan kepada para TKI untuk selalu mentaati aturan pemerintah yang berlaku,” tandasnya dalam sambutan di hadapan ribuan TKI. 

Menurutnya, jumlah TKI yang bekerja di Taiwan saat ini sekitar 253.000 orang yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Hal ini merupakan potensi untuk memperkenalkan budaya Indonesia secara luas ke masyarakat Taiwan. Dengan mengenal budaya Indonesia, diharapkan majikan semakin memahami tradisi dari tenagakerja sehingga diharapkan kesalahpahaman terutama menyangkut tradisi dan adat istiadat antara kedua belah pihak tidak akan terjadi. 

Sementaraitu, Walikota New Taipei City, Mayor Eric Zhu menyampaikan, hingga saat ini jumlah TKI di wilayah New Taipei City mencapai 43.000 TKI. Jumlah yang tidak sedikit, namun dalam kesehariannya dapat tercipta hubungan yang harmonis antara majikan dan TKI. “Halo, apa kabar?,” ujarnya dalam Bahasa Indonesia yang fasih menyapa disambut gemuruh hadirin.

Pihaknya berharap, hubungan yang telah terjalin dengan baik ini dapat berlangsung seterusnya. Karena, menurutnya, TKI telah menjadi bagian dari keluarga besar New Taipei City. Festival Budaya Nusantara 2017 ditandai dengan pemotongan tumpeng.

Festival Budaya Nusantara 2017 dibuka dengan penampilan Stretta Music yang menghentak nasionalisme dengan lagu-lagu seperti, “Garuda Pancasila”, “Indonesia Raya”, dan “Kebyar-Kebyar” .Perhelatan semakin meriah dengan pertunjukan tari Rantak dan Kayau.

Sebagai pamungkas, penampilan ADA Band dari Indonesia benar-benar menghipnotis pengunjung. Membuka penampilan dengan menyanyikan lagu “Tanah Airku”, Donnie Sibarani kemudian menghentak dengan lagu-lagu andalan seperti: “Karena Wanita Ingin Dimengerti”, “SurgaCinta”, “Pemujamu”, dan“Manusia Bodoh”. (*)

 

KDEI-Taipei Menyambut Kedatangan Atlet Universiade Taiwan

Taipei, 18 Agustus 2017 – Kepala Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Robert James Bintaryo dan Wakil Kepala KDEI Taipei Siswadi  menyambut kedatangan Kontingen Universiade Indonesia di Airport Taoyuen Taiwan tadi malam 18 Agustus 2017 bersama dengan seluruh home staff KDEI dan juga perwakilan para mahasiswa di Taiwan.  Hal ini sebagai tanda wujud dukungan KDEI kepada para atlit Indonesia dalam bertanding olahraga selama  di Taiwan. 

Pengiriman Atlit  Indonesia menuju The 29th Summer Universiade 2017 yang akan berlangsung pd tanggal 19 s.d 30 Agustus 2017 sebanyak 74 orang yang terdiri dari 52 atlit , 14 pelatih dan 8 official. Kedatangan para atlit ini dipimpin oleh Ketua Kontingen Bapak Didik Wahidin Direktur Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan  Tinggi.

Terdapat 9 cabang olah raga  yg akan diikuti oleh para atlit. Berikut cabang  olahraga yg akan diikuti ;  Atletik, Renang, Taekwondo, Bulutangkis, Angkat besi, Wushu, Panahan, Anggar, dan Tennis. (sr)

Subscribe to this RSS feed

TAUTAN LAIN

Kontak Kami

6F, No. 550, Rui Guang Road, Neihu District, Taipei, 114, Taiwan, ROC
Phone : (02) 87526170
Fax : (02) 87523706

Email: ieto[at]ms8.hinet.net

DMC Firewall is developed by Dean Marshall Consultancy Ltd