Menu

Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei - Items filtered by date: Sunday, 19 March 2017

Sosialisasi Perpanjangan Kontrak Tanpa Pulang

Taipei, KDEI, Minggu (12/3/14), KDEI di Taipei baru-baru ini menyelenggarakan Sosialisasi Perpanjangan Kontrak Tanpa Pulang. Dalam sosialisasi tersebut menghadirkan pembicara utama (narasumber) dari pihak Taiwan, yakni dari WDA dan BLA Taipei City. Tujuan utama sosialisasi ini adalah untuk mensosialisasikan kebijakan baru terkait dengan perpanjangan kontrak di Taiwan yang sudah berjalan sejak 5 November 2016, tata cara perpanjangan kontrak serta penyelesaian permasalahan seputar perpanjangan kontrak serta sosialisasi materi tentang ketenagakerjaan dan keimigrasian.

Para peserta yang berjumlah sekitar 80 orang, yang umumnya berasal dari TKI serta sebagian dari agency mulai berdatangan ke Kantor KDEI di Taipei pada pukul 09.00.  Acara ini dibuka langsung oleh Wakil Kepala KDEI di Taipei, Siswadi. Dalam sambutannya beliau menyampaikan kepada hadirin agar dapat memanfaatkan momen ini sehingga bisa mandiri dalam pengurusan perpanjangan kontrak tanpa pulang serta dapat memahami problem dan solusi seputar kebijakan tersebut. Turut hadir dalam acara ini Kabid Naker (Devriel Sogia Raflis), Kabid Imigrasi (Herawan Sukoaji), Analis Bidnaker (Farid Ma’ruf), Asisten Senior Bidnaker (Kadir), beserta lokal staf KDEI di Taipei.  Acara ini berlangsung interaktif yang dimulai dari jam 10.00 dan 15.00. Terlihat para hadirin sangat antusias mendengarkan pemaparan dari narasumber. Materi terkait perpanjangan kontrak tanpa pulang disampaikan langsung dan diterjemahkan langsung oleh penerjemah, sehingga kontennya dapat dipahami oleh semua peserta.

Dalam sesi diskusi TKI sudah menanyakan beberapa hal yang masih menjadi problem utama bagi TKI, antara lain terkait dengan adanya biaya transfer yang dikenakan oleh agensi, bahkan ada juga yang malah disuruh kembali ke Indonesia tanpa diproses.

Semua pertanyaan secara garis besarnya telah dijawab dalam diskusi interaktif tersebut . Berbagai pertanyaan yang penuh semangat dari peserta telah dijawab langsung oleh narasumber. Intinya bahwa bila masih menemukan permasalahan dalam pengurusan perpanjangan kontrak dapat segera melaporkan ke saluran pengaduan 1955 di Taiwan. Terkait dengan pembebanan biaya disadari memang merupakan pertanyaan yang sering dan terkait hal itu, akan terus disosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan di Taiwan termasuk agency maupun majikan bahwa hal itu tidak dibenarkan. Pihak yang meminta biaya dari TKI di luar ketentuan dapat dikenakan sanksi hukuman. TKI dapat melaporkan bila ada indikasi pembebanan biaya dengan menyertakan bukti yang valid (bukti rekaman suara/pesan dalam LINE, SMS, dll). Sesi diskusi panel tersebut diakhiri setelah semuanya jelas dan tidak ada lagi pertanyaan dari hadirin.

Pada sesi kedua dilanjutkan setelah makan siang dengan tema seputar informasi ketenagakerjaan di Taiwan serta peraturan terkait keimigrasian. Pada akhir kegiatan dihimbau bagi kawan-kawan TKI yang masih merasa masih ada kendala dalam perpanjangan kontrak tanpa pulang, disarankan agar dapat menyampaikan pengaduannya melalui chanel pengaduan yang sudah ada melalui Satgas TKI, TKS (Tenaga Kerja Sukarela) atau join ke Grup media sosial "Pengaduan TKI Taiwan".

Read more...

Tabliqh Akbar Bersama Ki Joko Goro Goro

Taicung, KDEI (19/03/2017).  Wakil Kepala KDEI di Taipei, Siswadi bersama Kabid Naker, Devriel Sogia Raflis dan Analis Ketenagakerjaan, Farid Ma’ruf menghadiri acara Tabligh Akbar bertajuk "Menjalin Ukhuwah Islamiyah dalam Aqidah Aswaja". Tabligh Akbar yang diselenggarakan oleh IMIT Taichung menghadirkan pembicara utama Ustadz KH. Abdur Rochim S.Pd.I (Ki Joko Goro Goro) dari Demak. Acara keagamaan ini berlangsung meriah yang dilaksanakan di Taman Taichung yang dihadiri oleh lebih dari 1.000 orang yang umumnya berasal dari TKI sudah mulai memadati tempat kegiatan sekitar pukul 09.00. Wakil Kepala KDEI di Taipei dalam sambutannya kembali menegaskan dan mengingatkan kepada seluruh WNI/TKI yang berada di Taiwan untuk tetap menjaga kerukunan, persatuan dan kesatuan. Dalam sambutannya juga disampaikan tentang kebijakan baru terkait perpanjangan kontrak tanpa pulang, himbauan agar menghindari perkelahian, menghindari narkoba, pergaulan bebas, serta mencegah jangan sampai menjadi TKI kaburan.  Di akhir sambutannya beliau juga mengharapkan kiranya WNI/TKI dapat menjadi duta wisata Indonesia guna memperkenalkan potensi wisata, budaya yang  ada di Indonesia. Acara berlangsung tertib dan damai sampai menjelang sore hari.

Read more...
Subscribe to this RSS feed

TAUTAN LAIN

Kontak Kami

DMC Firewall is developed by Dean Marshall Consultancy Ltd